
Fitur terjemahan kini tersedia di WhatsApp. (Istimewa).
JawaPos.com - WhatsApp kembali menggulirkan pembaruan besar yang bisa mengubah cara orang berkomunikasi di dunia digital. Aplikasi pesan instan dengan lebih dari 3 miliar pengguna di 180 negara itu resmi meluncurkan fitur terjemahan pesan langsung di dalam aplikasi, yang memungkinkan interaksi lintas bahasa berlangsung lebih mudah dan natural.
Memang, selama ini, kendala bahasa sering menjadi hambatan bagi pengguna yang ingin berhubungan dengan teman, kolega, atau komunitas internasional. Meski sudah ada aplikasi penerjemah pihak ketiga, prosesnya kerap merepotkan karena pengguna harus menyalin teks ke luar aplikasi.
Dengan fitur baru ini, WhatsApp mencoba menutup celah tersebut. Pengguna kini hanya perlu menekan lama sebuah pesan dan memilih opsi Terjemahkan.
Teks akan langsung berubah ke bahasa yang dipilih. Terjemahan ini bisa disimpan agar lebih mudah digunakan di percakapan selanjutnya. Fitur ini berlaku di semua ruang interaksi, baik chat pribadi, grup, maupun info Saluran.
WhatsApp juga membawa terobosan khusus untuk pengguna Android dengan menghadirkan opsi terjemahan otomatis pada seluruh utas percakapan. Artinya, begitu fitur ini diaktifkan, semua pesan masuk di dalam obrolan tersebut akan langsung diterjemahkan tanpa perlu dilakukan manual.
Langkah ini dinilai dapat membantu pengguna yang aktif berkomunikasi dengan komunitas internasional, misalnya pekerja migran, pelajar asing, atau pelaku bisnis lintas negara.
WhatsApp juga menegaskan kalau fitur barunya ini aman. Diketahui, isu privasi selalu menjadi perhatian besar bagi WhatsApp.
Karena itu, perusahaan menegaskan bahwa semua proses terjemahan dilakukan di perangkat pengguna (on-device). Dengan demikian, WhatsApp tidak memiliki akses untuk membaca isi percakapan.
Mekanisme ini diyakini akan memperkuat kepercayaan publik, di tengah maraknya kekhawatiran soal keamanan data di layanan digital.
Namun perlu dicatat, fitur terjemahan pesan ini tidak langsung tersedia untuk semua bahasa. Bagi pengguna Android, WhatsApp menyediakan enam bahasa awal: Inggris, Spanyol, Hindi, Portugis, Rusia, dan Arab.
Sementara itu, pengguna iPhone akan mendapat jangkauan lebih luas dengan dukungan lebih dari 19 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia. Hal ini sekaligus menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara prioritas, mengingat besarnya basis pengguna WhatsApp di tanah air.
Indonesia termasuk salah satu pasar terbesar WhatsApp dengan ratusan juta pengguna aktif. Fitur terjemahan ini berpotensi memberikan dampak besar, terutama dalam konteks interaksi sosial dan ekonomi digital.
Misalnya, pelaku usaha kecil yang menjual produk secara online kini bisa lebih mudah bertransaksi dengan pembeli dari luar negeri. Mahasiswa yang bergabung dalam forum internasional juga bisa memahami percakapan lintas bahasa tanpa repot membuka aplikasi tambahan.
Bahkan, komunitas hobi lintas negara, mulai dari penggemar musik, olahraga, hingga gaming, bisa lebih mudah saling terhubung. Di sisi lain, kehadiran fitur ini juga menunjukkan bagaimana WhatsApp berusaha mengikuti tren global.
Aplikasi lain seperti Telegram dan Google Translate sudah lebih dulu memiliki fungsi serupa, namun langkah WhatsApp dipandang strategis karena dilakukan langsung di dalam aplikasi yang sehari-hari digunakan mayoritas orang Indonesia.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
