Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Mei 2023 | 14.00 WIB

Saingi OpenAI, Elon Musk Siapkan Perusahaan AI Sendiri

Ilustrasi: Elon Musk siapkan perusahaan AI sendiri. (Twitter/@ChrisClickUp). - Image

Ilustrasi: Elon Musk siapkan perusahaan AI sendiri. (Twitter/@ChrisClickUp).

JawaPos.com - Beberapa minggu yang lalu, Elon Musk mengutarakan pendapatnya terkait Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan menolaknya. Orang-orang terkait seperti salah satu pendiri Apple Steve Wozniak, dan entitas lain juga sependapat dengan Elon Musk dan mengkhawatirkan masa depan dunia dengan munculnya solusi AI yang belum pernah terjadi sebelumnya seperti teknologi ChatGPT AI. 
 
Mengenai Elon Musk, walaupun ia mendukung petisi tersebut, bukan berarti dia tidak tertarik dengan teknologi ini. Rupanya, Elon Musk sedang mengerjakan startup AI yang akan berambisi untuk bisa mengalahkan OpenAI, perusahaan pembuat ChatGPT.
 
 
Sesuai laporan dari Financial Times yang mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut, Elon Musk dikabarkan sedang merencanakan usaha baru ke dalam segmen AI. 
 
Miliarder ini terkenal karena mengerjakan banyak proyek pada waktu yang bersamaan. Dari Tesla ke SpaceX, dari Neuralink sampai ke Twitter. Yang terakhir adalah lengan paling kontroversial di bawah kendali Musk. Sekarang, tampaknya dia dapat segera mengubah fokusnya dari Twitter ke usaha baru.
 
 
Dilansir via Gizchina, laporan tersebut menyatakan bahwa pemilik Tesla sedang mengumpulkan tim peneliti dan insinyur AI. Dia juga berdiskusi dengan beberapa investor di SpaceX dan Tesla Inc tentang memasukkan uang ke dalam usaha barunya. 
 
Hal ini tampaknya bukan rencana sulit, meyakinkan investor untuk memasukkan uang ke AI. Ini tentu merupakan tren yang meningkat dengan potensi besar. Satu-satunya masalah adalah dia telah menghabiskan banyak uang di Twitter.
 
 
Perlu dicatat bahwa jika Elon Musk berencana untuk sukses dalam tujuannya, Elon Musk tampaknya harus segera bergegas. ChatGPT terus berkembang, dan perusahaan lain seperti Microsoft dan Google terus mendorong AI. 
 
Sementara Microsoft memutuskan untuk berinvestasi di OpenAI, Google mencoba membangun pesaing yang solid dalam bentuk Bard. Kedua perusahaan mencoba memperkenalkan AI Generatif, teknologi yang sama di belakang ChatGPT. Meta, induk Facebook juga akan berselancar di teknologi ini setelah kegagalan Metaverse.
 
 
Elon Musk juga diketahui sudah mengamankan ribuan unit pemrosesan grafis. Ini wajib untuk menjalankan komputasi yang diperlukan untuk tugas-tugas intensif seperti AI. Elon Musk mengambil teknologi dari Nvidia, yang mencoba menjadi pemasok teknologi terkait AI yang relevan.
 
Dalam contoh lain dari dorongannya terhadap AI, Elon Musk baru-baru ini mendaftarkan sebuah perusahaan bernama X.AI Corp. Perusahaan tersebut mencantumkan Musk sebagai direktur tunggal dan Jared Birchall, direktur pelaksana kantor keluarga Musk, sebagai sekretaris. 
 
 
Sekarang pertanyaan yang tersisa adalah kapan X.AI Corp akan mulai beroperasi, dan apakah akan mampu menghadirkan pesaing sebelum OpenAI mendominasi segmen tersebut.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore