
Product Marketing Manager Huawei Indonesia Advent Jose di acara temu media di kantor Huawei Indonesia di Jakarta, Jumat (21/9)
JawaPos.com - Huawei dalam gelaran pameran inovasi dan teknologi (IFA) 2018 di Berlin, Jerman Beberapa waktu lalu memperkenalkan prosesor terbarunya, Kirin 980. Penerus Kirin 970 ini diklaim lebih unggul dibandingkan dengan produk kompetitor, Qualcomm Snapdragon 845.
Dalam sebuah sesi media di Jakarta, Product Marketing Manager Huawei Indonesia Advent Jose menyebut bahwa Kirin 980 yang hadir dengan proses fabrikasi 7 nm ini jauh lebih unggul dibandingkan snapdragon 845.
"Dengan memadatkan 6,9 miliar transistor ke dalam bentang seluas kurang dari 1 cm persegi, Kirin 980 sukses menghasilkan kinerja luar biasa tapi pada saat yang sama hemat daya," ujar Jose di kantor Huawei Indonesia di Jakarta, Jumat (21/9).
“Kirin 980 adalah chipset paling powerful dan efisien dengan kecerdasan yang tak tertandingi dan konektivitas yang sangat cepat,” imbuh Jose.
Lebih jauh, Kirin 980 diklaim menjadi chipset pertama yang mengintegrasikan dual Neural-network Processing Unit (NPU) sekaligus. Secara sederhana, NPU ini seperti ‘otak’ pembelajaran mesin bagi sebuah smartphone.
Dengan kombinasi dua ‘otak’ ini, kemampuan komputasi Artificial Intelligence (AI) di smartphone pun diklaim dapat melambung tinggi, juga semakin banyak aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau AI yang didukung. Tak hanya itu, perangkat ini disebut sanggup menghasilkan smartphone yang lebih cerdas lagi untuk mendukung berbagai kebutuhan penggunanya.
Kembali ke Kirin 980 versus Qualcomm Snapdragon 845. Jose menyebut bahwa performa Kirin 980 lebih baik dari Snapdragon 845 untuk berbagai aspek, di antaranya, yang paling terlihat adalah performa dan efisiensi daya. Hal tersebut terjadi lantaran Kirin 980 disematkan core atau inti berbasis Cortex A76 yang dikatakan bisa mendongkrak performa 75 persen lebih baik.
"Chipset 7 nm ini memiliki peningkatan speed sebanyak 20 persen, power eficiency sebanyak 40 persen, dan 1,6 kali lebih cerdas dari pendahulunya," ujar Jose.
Lainnya, Kirin 980 dari sektor RAM juga diklaim Huawei menjadi yang pertama dengan 2.133 MHz LPDDR4X. Jika dibandingkan dengan Snapdragon 845, Kirin 980 memiliki kemampuan bandwith lebih banyak 20 persen dan latency atau hambatan 20 lebih rendah.
Terkait prosesor Kirin 980 sendiri, santer beredar kabar bahwa perangkat chip tersebut akan tertanam pada smartphone Huawei terbaru, yakni Huawei Mate 20. Kendati begitu, pihak Huawei Indonesia masih enggan memastikan baik untuk hadirnya Kirin 980 di perangkat Huawei Mate 20 dan kepastian Mate 20 akan hadir di Indonesia. Kita nantikan saja kabar selanjutnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
