
Tampilan desain depan smartphone Realme X2 Pro. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
JawaPos.com – Sepanjang 2019, selain perangkat smartphone ekonomis dengan harga terjangkau dan kelas menengah Rp 2 jutaan ke atas, segmen flagship pun tak kalah menarik. Banyak produsen smartphone membesut perangkat flagship atau kelas premiumnya.
Berikut deretan smartphone flagship terbaik versi JawaPos.com yang hadir sepanjang 2019. Ada yang sudah kamu beli?
1. Galaxy S10 Series
Membuka tahun, ada Samsung yang membesut perangkat flagship Galaxy S10 Series. Total ada tiga varian Galaxy S10 yang hadir, yakni Galaxy S10e, Galaxy S10 (reguler), dan Galaxy S10 Plus.
Untuk Samsung Galaxy S10e, perangkat tersebut merupakan handset termurah dari line-up Samsung Galaxy S10 Series. Samsung Galaxy S10e sebelumnya dikenal sebagai Galaxy S10 Lite. Samsung Galaxy S10e dirancang untuk bersaing dengan iPhone XR. Ini bisa menjadi perangkat yang lebih kecil, lebih murah dengan layar 5,8 inci Full HD Plus Flat Dynamic AMOLED, 19:9 (438ppi).
Untuk penyimpanan, Samsung Galaxy S10e dilepas ke pasaran dengan pilihan RAM 6 GB dan 8 GB serta pilihan ROM atau internal storage 128 GB dan 256 GB. Dari aspek kamera, Samsung Galaxy S10e hadir dengan kemampuan kamera belakang ganda 12 MP dual pixel AF (f/1.5 dan f/2.4) OIS wide lens, dan ultra-wide 16 MP (f/2.2). Berada di bagian depan, Samsung Galaxy S10e disematkan kamera selfie 10 MP Super Speed dual Pixel AF (f/1.9). Samsung Galaxy S10e mengemas baterai berukuran 3.100 mAh.
Beralih ke perangkat lainnya, dia adalah Samsung Galaxy S10 (biasa). Samsung galaxy S10 berada di atas Galaxy S10e dan di bawah Galaxy S10 Plus. Dari segi layar, Samsung Galaxy S10 hadir dengan bentang layar 6,1 inci Quad HD Plus Curved Dynamic AMOLED, 19:9 (550ppi) edge screen. Samsung Galaxy S10 sudah dibekali dengan pemindai sidik jari di dalam layar. Samsung menyebutnya dengan ultrasonic fingerprint.
Untuk penyimpanan, Samsung Galaxy S10 hanya hadir dengan satu pilihan RAM saja, yakni 8 GB. Sementara untuk ROM-nya sendiri tersedia mulai dari 128 GB dan 512 GB. Dari aspek kamera, Samsung Galaxy S10 hadir dengan kemampuan kamera belakang triple dengan dual OIS telefoto 12 MP PDAF (f/2.4), wide-angle 12 MP dual pixel AF (f/1.5 dan f/2.4), serta ultra wide 16 MP FF (f/2.2) 0.5X-2X optical zoom, up to 10X digital zoom. Sementara kamera depannya berukuran 10 MP dual pixel AF (f/1.9). Samsung Galaxy S10 mengemas baterai berukuran 3.400 mAh.
Sampai kepada perangkat paling wah dari jajaran Samsung Galaxy S10 Series. Dia adalah Samsung Galaxy S10 Plus. Samsung Galaxy S10 Plus hadir dengan layar paling lega di antara dua varian lainnya, yakni Galaxy S10e dan Galaxy S10. Bentang layarnya sendiri adalah 6,4 inci Quad HD Plus Curved Dynamic AMOLED 19:9 (522ppi). Sama seperti Samsung Galaxy S10 (biasa), Galaxy S10 Plus juga dilengkapi dengan sistem keamanan biometrik terbaru yakni pemidai sidik jari di dalam layar ultrasonic fingerprint.
Untuk penyimpanan, Samsung Galaxy S10 Plus hadir dengan pilihan RAM 8 GB dan 12 GB. Sementara untuk ROM atau penyimpanan internalnya memiliki ukuran varian 128 GB, 512 GB, dan 1 TB. Dari aspek kamera, Samsung Galaxy S10 Plus hadir dengan kemampuan kamera belakang triple mirip dengan varian Galaxy S10. Ukurannya sendiri antara lain, telefoto 12 MP PDAF (f/2.4), wide-angle 12 MP dual pixel AF (f/1.5 dan f/2.4), serta ultra wide 16 MP FF (f/2.2) dengan kemampuan 0.5X-2X optical zoom, up to 10X digital zoom.
Perbedaan lain dengan Galaxy S10 dan Galaxy S10e adalah, Galaxy S10 Plus memiliki kamera depan atau kamera selfie ganda. Kemampuannya sendiri yakni 10 MP dual pixel AF (f/1.9) dan RGB Depth 8 MP FF (f/2.2). Samsung Galaxy S10 Plus mengemas baterai berukuran 4.100 mAh.
Urusan harga, Samsung Galaxy S10 Series ditawarkan dengan banyak pilihan. Di Indonesia, Samsung Galaxy S10e hadir dengan 6/128 GB RAM/ROM dan dilepas dengan harga Rp 10.499.000. Sementara untuk Galaxy S10, perangkat datang dengan 8/128 GB RAM/ROM dan dilepas dengan haga Rp 12.999.000. Terakhir, Galaxy S10 Plus, perangkat datang dengan pilihan 8/128 GB RAM/ROM dengan harga Rp 13.999.000, 8/512 GB dengan Rp 18.499.000 dan 12/1 TB dengan harga Rp 23.999.000.
2. Huawei P30 Series
Photo
Smartphone Huawei, P30 Pro. (GadgetsNow).
Selanjutnya, ada Huawei P30 Series yang terdiri atas P30 dan P30 Pro. April lalu, Huawei meresmikan official store offline perdananya di Indonesia pada Jumat (12/4). Store resmi Huawei ini bertempat di Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat. Tak hanya meresmikan toko barunya, pabrikan Tiongkok itu juga menjual smartphone flagship teranyarnya yakni P30 dan P30 Pro di Indonesia.
Huawei P30 Pro menjadi penerus P20 Pro yang dilengkapi dengan Leica Quad Camera System terbaru. Termasuk kamera utama 40 MP, lensa ultra-wide angle 20 MP, lensa telefoto 8 MP, dan kamera Time of Flight (ToF), sedangkan kamera depan 32 MP. Smartphone tersebut dijual seharga Rp 13 juta.
Sementara untuk Huawei P30, smartphone ini juga telah dilengkapi dengan triple Leica Lens dengan komposisi masing-masing lensa, antara lain, 40 MP lensa utama dengan teknologi super sensing camera, 16 MP ultra wide angle, dan 8 MP untuk telephoto. Perangkat ini dibanderol seharga Rp 10 juta.
Spesifikasi lainnya, untuk P30 dan P30 Pro memiliki spesifikasi yang hampir sama. Misalnya, kedua perangkat sama-sama ditenagai chipset Kirin 980, dijalankan dengan sistem operasi Android 9.0 Pie dan dilapisi antarmuka EMUI 9.1.
Keduanya juga telah didukung fitur pemindai sidik jari dalam layar, sesuatu yang baru bagi Huawei. Perbedaan baru terlihat dari ukuran layar. P30 memiliki bentang layar lebih kecil yakni 6,1 inci. Sementara versi Pro berbentang 6,47 inci.
Lalu, perbedaan lainnya ada di kapasitas baterai, yakni 3.650 mAh di Huawei P30 dan 4.200 mAh di Huawei P30 Pro. Huawei P30 Pro juga memiliki fitur reverse wireless charging untuk mengisi daya secara nirkabel antar ponsel dengan menempelkannya di belakang perangkat. Fitur itu tidak tersedia di P30 versi reguler.
3. Samsung Galaxy Note 10 Series
Ilustrasi: Smartphone Samsung Galaxy S10. (TechRadar)
Samsung Galaxy Note 10 Plus. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Masih untuk perangkat smartphone flagship terbaik yang hadir di Indonesia sepanjang 2019, posisi selanjutnya di isi oleh Galaxy Note 10 Series. Hadir Agustus lalu, Note 10 hadir dalam dua model, Note 10 reguler dan Note 10 Plus.
Dari segi spesifikasi, untuk pasar Indonesia, Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus datang hampir tanpa perbedaan dengan pasar global. Bedanya, khusus untuk pasar Indonesia hadir tanpa varian 5G.
Samsung Galaxy Note 10 hadir dengan layar Dynamic AMOLED dengan sertifikasi HDR 10 Plus. Foto dan video diklaim lebih terang dari perangkat Note sebelumnya. Spesifikasi yang sama juga datang untuk Galaxy Note 10 Plus.
Galaxy Note 10 hadir dengan layar seluas 6,3 inci. Resolusi layarnya sendiri adalah FHD Plus dengan 2.280 x 1.080 piksel Infinity-O untuk tempat kamera selfie-nya.
Pada aspek jeroan, untuk pasar Indonesia, Galaxy Note 10 atau Note 10 Plus sama-sama memiliki jeroan Exynos 9825 terbaru dari Samsung. Masih di urusan dapur pacu, Galaxy Note 10 hanya hadir dengan RAM/ROM 8/256 GB saja.
Dari area fotografi, Samsung Galaxy Note 10 mengemas kamera triple pada bagian belakangnya. Masing-masing kamera dari Galaxy Note 10 reguler memiliki sensor 16 MP ultra-wide f/2.2, 12 MP wide-angle 2 PDAF f/1.5 dan f/2.4 OIS, serta satunya lagi lensa telefoto 12 MP f/2.1 OIS. Pada bagian kamera selfie ada lensa 10 MP 2 PDAF f/2.2. Lainnya dari Galaxy Note 10, perangkat tersebut hadir dengan baterai 3.500 mAh.
Beralih ke Galaxy Note 10 Plus, perangkat tersebut memiliki sedikit perbedaan dengan Galaxy Note 10 reguler. Samsung Galaxy Note 10 Plus hadir dengan pilihan yang lebih besar di sektor layar, penyimpanan, dan baterainya. Layarnya sendiri berukuran 6,8 inci QHD Plus 3.040 x 1.440 piksel Dynamic AMOLED Infinity-O Display.
Di area dapur pacu, perangkat tersebut diotaki chipset Exynos 9825 terbaru dari Samsung. Padanan chipset dari Note 10 Plus di Indonesia adalah pilihan RAM/ROM 12/256 GB dan 12/512 GB.
Samsung Galaxy Note 10 Plus dibekali dengan kemampuan kamera dengan konfigurasi mirip Galaxy Note 10 reguler. Namun pada Galaxy Note 10 Plus ditambah dengan kamera depth vision. Jadi setup-nya yakni kamera utama 16 MP ultra-wide f/2.2, 12 MP wide-angle 2 PDAF f/1.5 dan f/2.4 OIS, telefoto 12 MP f/2.1 OIS, dan depth vision camera. Di bagian kamera selfie juga ada lensa 10 MP 2 PDAF f/2.2.
Samsung Galaxy Note 10 Plus hadir dengan baterai sebesar 4.300 mAh. Samsung Galaxy Note 10 dan Note 10 Plus ini juga dibekali fitur super fast charging 45W. Samsung menjanjikan unit preorder di Indonesia bakal diterima pada 24 Agustus mendatang.
Sementara urusan kantong, di Indonesia, Galaxy Note 10 dengan RAM/ROM 8/256 GB dijual dengan harga Rp 13,999 juta. Sedangkan Galaxy Note 10 Plus untuk varian RAM/ROM 12/256 GB dibanderol Rp 16,499 juta. Terakhir, Galaxy Note 10 Plus dilabeli Rp 18,999 juta untuk varian RAM/ROM 12/512 GB.
4. Realme X2 Pro
Photo
Tampilan desain depan smartphone Realme X2 Pro. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Di jajaran perangkat flagship terbaik versi JawaPos.com, ada pendatang baru yang hadir yakni Realme dengan perangkat X2 Pro-nya yang tak terduga. Betapa tidak, menjelang tutup tahun, Realme memberi kejutan dengan menghadirkan perangkat flagship dengan harga amat terjangkau kendati dari aspek jeroan masuk kategori flagship.
Sebelum kehadiran X2 Pro dari Realme sebenarnya ada juga perangkat flagship dari Huawei yakni Mate 30 Pro. Namun, di tengah perang dagang Tiongkok vs Amerika Serikat (AS), Mate 30 Pro jadi meluncur tanpa dukungan Google Mobile Services (GMS) akibat larangan Presiden AS Donald Trump yang melarang perusahaan AS termasuk Google (si empunya Android) bekerja sama dengan seluruh perusahaan Tiongkok yang mencakup Huawei. Karenanya, Mate 30 Pro sebagai handset baru hadir tanpa dukungan GMS yang membuat kami tak berani memasukan Mate 30 Pro sebagai perangkat terbaik.
Kembali ke Realme X2 Pro, di sisi spesifikasi prosesor Qualcomm Snapdragon 855 Plus pertama di tanah air hadir menenagai perangkat flagship murah itu. Snapdragon 855 Plus dari Qualcomm sendiri diproduksi dalam fabrikasi 7 nm dan arsitektur delapan inti (Octa-core) Kryo. Performa prosesornya dipadupadankan dengan pengolah grafis atau GPU Adreno 640 (700 MHz).
Di sektor layar, Realme X2 Pro hadir dengan layar water drop 90 Hz berukuran 6,5 inci dan 91,7 persen ultra-high screen-to-body ratio. Layar dari Realme X2 Pro memiliki aspek rasio 20:9 dengan resolusi Full HD Plus (1.080 x 2.400 piksel) dengan tingkat kecerahan maksimum 1.000 nits dan kerapatan piksel 402 ppi.
Untuk kebutuhan fotografi, Realme X2 Pro menghadirkan kombinasi quad-camera dari kamera utama 64 MP ISOCELL Plus Samsung GW1 lensa wide angle, lensa telefoto, lensa ultra wide, dan lensa depth sensor. Angka-angka kamera Realme X2 Pro sendiri terdiri atas kamera utama 64 MP ISOCELL Plus Samsung GW1 (wide) f/1.8, 13 MP f/2.5 telefoto, 8 MP f/2.2 ultra wide, dan 2 MP f/2.4 depth sensor. Beralih ke kamera depan, Realme X2 Pro menawarkan kamera selfie 16 MP f/2.0.
Handset ini juga dibekali dengan baterai 4.000 mAh. Urusan daya, handset tersebut ditenagai sistem pengisian daya cepat super VOOC 50 W Super VOOC Flash Charge tingkat lanjut yang dapat membuat baterai terisi penuh dayanya hanya dalam 35 menit. Realme X2 Pro ditawarkan dengan harga Rp 7,7 jutaan untuk varian RAM/ROM 12/256 GB saja. Ada pilihan warna Neptune Blue, Lunar White dan edisi spesial Master Edition Red Brick.
5. Iphone 11 Series Terbaru
Photo
Varian iPhone 11 Series terbaru. (Rian Alfianto/JawaPos.com)
Terakhir, menutup tahun 2019, Apple resmi memboyong perangkat iPhone 11 Series terbarunya ke Indonesia. Seperti sudah diberitakan sebelumnya, iPhone 11 Series terbaru ditawarkan dengan harga mulai Rp 12,9 jutaan. Berikut harga seluruh varian iPhone 11 Series terbaru di Indonesia:
iPhone 11 64 GB: Rp 12.999.000
iPhone 11 128 GB: Rp 14.199.000
iPhone 11 256 GB: Rp 16.199.000
iPhone 11 Pro 64 GB: Rp 18.499.000
iPhone 11 Pro 256 GB: Rp 21.799.000
iPhone 11 Pro 512 GB: Rp 25.799.000
iPhone 11 Pro Max 64 GB: Rp 19.999.000
iPhone 11 Pro Max 256 GB: Rp 23.699.000
Untuk spesifikasi, iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan 11 Pro Max memiliki perbedaan yang terletak pada jumlah kamera, ukuran layar, juga ketahanan baterainya. IPhone 11 reguler terlahir menjadi penerus iPhone XR yang kini memiliki dual kamera utama, sementara iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max meneruskan kesuksesan iPhone XS dan XS Max dengan tiga kamera utama.
Dimulai dari iPhone 11 reguler, perangkat memiliki bentang layar seluas 6,1 inci. Sebagai perangkat paling murah, iPhone seri ini masih membawa panel layar LCD yang disebut Apple dengan layar Liquid Retina Display.
Urusan jeroan, iPhone 11 reguler menggendong chipset terbaru Apple A13 Bionic yang diklaim enam kali lebih cepat dibandingkan seri pendahulunya. Chipset yang sama juga dipercaya menukangi perangkat iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max.
Untuk sektor kamera, iPhone 11 reguler seperti sudah disinggung di atas membawa dual kamera utama. Kedua kamera utama iPhone 11 reguler yakni 12 MP wide camera f/1.8 OIS dan 12 MP ultra-wide camera f/2.4 120 derajat field of view.
Sementara untuk urusan daya, iPhone 11 reguler dikatakan memiliki durasi pemakaian satu jam lebih lama jika dibandingkan dengan iPhone XR. Untuk ukuran baterainya, Apple tidak membeberkan secara rinci.
Ape iPhone 11 reguler dijual dengan harga mulai USD 699 atau berkisar di angka Rp 9,8 jutaan. Tersedia pilihan warna menarik seperti hijau, kuning, ungu, merah dan putih untuk perangkat iPhone 11 reguler.
Beralih ke perangkat selanjutnya yakni iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max. Kedua perangkat tersebut memiliki kesamaan dengan iPhone 11 reguler yakni sama-sama menggendong chipset A13 Bionic. Bedanya dengan iPhone 11 reguler, iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max memiliki spesifikasi layar dan kamera yang lebih mumpuni serta baterai yang lebih besar.
Urusan foto maupun video, iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max memiliki tiga kamera utama di bagian belakang yang ditempatkan dalam housing camera berbentuk persegi mirip Huawei Mate Series. Ketiga kamera tersebut memiliki bagian antara lain 12 MP wide camera f/1.8 OIS, 12 MP telefoto f/2.0 OIS, dan 12 MP ultra-wide camera f/2.4 120 derajat field of view.
Sementara untuk area layar, pembeda dari iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max adalah ukuran. Untuk iPhone 11 Pro memiliki layar berukuran 5,8 inci sedangkan iPhone 11 Pro Max memiliki ukuran 6,5 inci. Kedua layar perangkat tersebut memiliki spesifikasi dengan material Super Retina XDR Display.
Urusan daya, meski tak juga disebut secara detail berapa ukuran baterai perangkat yang bersangkutan, Apple mengklaim untuk iPhone 11 Pro dan 11 Pro Max memiliki ketahanan lebih jika dibandingkan dengan pendahulunya.
Untuk iPhone 11 Pro diklaim memiliki kemampuan penggunaan lebih lama empat jam jika dibandingkan dengan iPhone XS. Sedangkan iPhone 11 Pro Max diklaim memiliki ketahanan lebih lama 5 jam jika dibandingkan dengan iPhone XS Max.
Demikian jajaran smartphone flagship terbaik versi JawaPos.com yang sudah kami pertimbangkan matang-matang dari segala aspek untuk menentukan yang terbaik di antara yang terbaik. So, bagaimana dengan tren smartphone flagship di tahun depan? Menarik untuk ditunggu.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
