
Photo
JawaPos.com - Samsung resmi tidak akan lagi membuat smartphone di Tiongkok. Hal tersebut setelah raksasa Korea Selatan (Korsel) itu menutup pabrik terakhirnya di negeri Tirai Bambu.
Sebagaimana JawaPos.com lansir dari GSMArena, Jumat (4/10), Samsung telah menutup pabrik terakhirnya di Tiongkok setelah fasilitas produksi di Huizhou telah dipangkas beberapa bulan yang lalu. Kini Reuters melaporkan bahwa pabrik tersebut telah ditutup sepenuhnya.
Pada 2017 pabrik Huizhou membuat 64 juta ponsel, sebagian besar dari output global Samsung sebesar 394 juta. Sebelumnya pada 2011, pabrik ini membuat 70 juta perangkat sementara yang di Tianjin menghasilkan 56 juta (fasilitas Tianjin ditutup akhir tahun lalu).
Dengan ditutupnya fasilitas produksi smartphone Samsung di Tiongkok, hal ini tidak berarti bahwa Samsung akan keluar dari sana. Mereka akan terus menjual ponsel untuk pasar Tiongkok. Namun, persaingan yang ketat dari merek lokal menjadikan ponsel Samsung tidak lagi ekonomis.
Sebagaimana diketahui, inovasi dan dominasi vendor smartphone Tiongkok tak hanya di negara asalnya, namun juga di negara lain. Hal ini memang membuat Samsung mesti putar otak. Di Tiongkok, pangsa pasar mereka telah menyusut menjadi 1 persen karena konsumen Tiongkok beralih ke merek lokal untuk perangkat yang terjangkau.
Sementara pada smartphone kelas menengah, konsumen Tiongkok lebih memilih Huawei dan Apple untuk model premium. Hal tersebut disampaikan oleh Park Sung-soon, seorang analis di Cape Investment and Securities.
Peralatan produksi dari pabrik Samsung akan dipindahkan ke fasilitas lain di seluruh dunia. Perusahaan telah memperluas kapasitas produksinya di negara-negara seperti India dan Vietnam karena biaya produksi yang lebih rendah di sana.
Penjualan Samsung di Tiongkok terdiri dari perangkat Original Design Manufacturer (ODM) pada masa mendatang. Seperti Galaxy A6s yang menjadi ponsel ODM pertama yang diikuti Galaxy A10s. ODM berarti telepon dibuat oleh pabrik non-Samsung dengan lisensi.
Galaxy A10, misalnya, dibuat oleh Teknologi Elektron Jianxing Yongrui. Sebelumnya, Samsung mengumumkan rencana untuk mengirimkan 40 juta ponsel ODM. Tak hanya Samsung, Sony juga menutup pabrik smartphonenya di Beijing awal tahun ini.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
