Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Oktober 2025 | 01.10 WIB

Komdigi Perluas Akses Internet di Pelosok Desa, 1.194 Titik Broadband Akan Dibangun di 5 Provinsi

Ilustrasi: Internet berkecepatan tinggi. (Total Edge). - Image

Ilustrasi: Internet berkecepatan tinggi. (Total Edge).

JawaPos.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) meluncurkan Program Kampung Internet 2025 demi memperluas akses internet hingga ke pelosok desa di Indonesia. Total 1.194 akses broadband di kampung akan dibangun di lima provinsi, dimulai 307 titik di Sumatera Utara.

Peresmian perdananya sendiri diadakan di Desa Kramat Gajah, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Program ini akan menambah jaringan kabel fiber optik dengan panjang 196 kilometer sekaligus menjadi langkah awal pemerataan layanan broadband nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menegaskan, akses internet juga sama pentingnya untuk masyarakat pedesaan.

"Dengan Kampung Internet, anak-anak sekolah bisa belajar lebih mudah, UMKM bisa memperluas pasar, dan layanan publik desa makin cepat. Inilah motor penggerak kemajuan desa di era digital,” ujar Meutya dalam keterangannya, Rabu (1/10).

Selanjutnya, provinsi lain yang akan mendapatkan titik Kampung Internet pada tahun ini yakni Nusa Tenggara Barat (NTB), Lampung, Jawa Barat, dan Banten. Program ini dilakukan untuk mendukung target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Adapun rencana ini menargetkan penetrasi broadband rumah tangga mencapai 50 persen, jaringan fiber optik hingga 90 persen kecamatan, dan kecepatan layanan 100 Mbps pada 2029.

"Saat ini baru 21 persen rumah tangga yang memiliki akses broadband tetap. Artinya, pekerjaan rumah kita masih besar. Kampung Internet adalah salah satu cara untuk mengejar target itu,” ungkap Meutya.

Di sisi lain, program Kampung Internet bisa terlaksana berkat kolaborasi Kemkomdigi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel), pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan.

"Untuk membangun konektivitas kita tidak bisa sendiri. Pemerintah pusat, daerah, industri, dan masyarakat harus saling bergandengan,” tandas Meutya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore