
Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkomdigi, Fadhilah Mathar. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kemenkomdigi, Fadhilah Mathar membantah bahwa akses internet pemerintah ke lokasi terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara terlambat, dibandingkan dengan layanan internet swasta.
"Bukan terlambat, sebenarnya kita juga bahkan lebih cepat dibandingkan itu (layanan internet dari perusahaan swasta)," kata Fadhilah dalam Kunjungan Kerja Media di Stasiun Bumi Satelit SNT, Cikarang, Jawa Barat, Rabu (10/12).
"Cuma memang posisi kita saat itu lebih fokus kepada pemberian konektivitas dibanding sosialisasi dari apa yang kita lakukan," tambahnya.
Lebih lanjut dia membeberkan, bahwa selama tanggap darurat bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Bakti Kemkomdigi telah membangun dan menyiagakan jaringan di 18 titik lokasi.
Dia menyebut, di masing-masing lokasi internet dengan kekuatan 100 Mbps bisa dinikmati masyarakat dengan gratis. Bahkan, di beberapa lokasi pun kapasitasnya ada yang dinaikkan mencapai 200 Mbps per user terminal.
Perempuan yang kerap disapa Indah ini menyebut, kehadiran pemerintah dalam bentuk akses internet itu tak lain berkat adanya Satelit Satria 1 yang memang dipasang di masing-masing lokasi Posko BNPB atau posko yang ditunjuk oleh BNPB untuk menjadi posko komunikasi dan koordinasi untuk pasca bencana.
"Ini langsung dimanfaatkan oleh para pengungsi. Mereka bisa sampai video call, mereka tidak ada masalah bisa menggunakan Wifi dari Satria I ini di lokasi pengungsian" jelasnya.
Meski begitu, Indah menyebut jaringan Satria 1 yang terdampak di lokasi bencana Aceh - Sumatera mencapai 602 titik. Mayoritas berada di sejumlah sekolah dan layanan kesehatan.
Namun ia memastikan, pemulihan terus dilakukan oleh Kemkomdigi. Hingga akhirnya, saat ini sudah tercatat ada 413 titik lokasi yang sudah kembali pulih.
"Yang terdampak saat ini di lokasi bencana, kami ada 602 titik, lokasi user terminal Satria 1 yang tadi beberapa di sekolah, kemudian banyak mayoritas di sekolah dan di fasilitas layanan kesehatan, ada 602 yang terdampak, tetapi sekarang sudah pulih sebanyak 413 lokasi," tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
