Foto Barcode QRIS dalam metode pembayaran parkir nontunai di Kota Surabaya. (Radar Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota Surabaya mulai beralih ke arah yang lebih modern. Pihak pemkot mulai merubah metode pembayaran parkir menjadi nontunai atau menggunakan QRIS.
Kepastian penggunaan metode tersebut telah berlangsung dari tanggal 31 Januari 2024. Kebijakan tersebut akan dilaksanakan secara bertahap.
Dari total 1.370 titik parkir tepi jalan umum (TJU) di Kota Surabaya, hanya ratusan saja yang akan menggunakan metode pembayaran nontunai (QRIS).
Akan tetapi program tersebut masih belum berjalan secara optimal. Dilansir dari radar surabaya (JawaPos Grup), kepala dinas perhubungan Kota Surabaya Tundjung Iswandaru menyatakan bahwa baru 10 kawasan yang telah menggunakan metode pembayaran nontunai (QRIS).
“Saat ini pembayaran parkir via QRIS di 10 kawasan," ujar Tundjung Iswandaru.
"Ruas jalan ini, diantaranya, Jalan Tunjungan, Embong Malang, Bubutan, Semarang, Genteng, Blauran, Tanjunganom, Kedungdoro, Tidar, dan tempat lainnya," tambahnya.
Baca Juga: Pembayaran Parkir Nontunai Mulai Diterapkan di Surabaya, Berikut Kelebihan dan Kekurangannya
Jumlah tersebut jauh dari target awal. Sebab, 10 kawasan itu terdiri dari 36 ruas jalan atau masih sekitar 322 titik saja yang menggunakan metode nontunai (QRIS).
Tundjung menegaskan, target awal akan tetap berjalan. Namun, Dinas Perhubungan mengaku penerapan kebijakan tersebut akan dilakukan secara bertahap. Targetnya 1.370 titik akan bertransformasi ke pembayaran nontunai (QRIS).
“Jadi, sekarang masih kita berlakukan di 36 ruas jalan. Sambil ini bertahap dan kita evaluasi terus. Targetnya seluruh jalan se Surabaya pakai QRIS,” kata Tundjung
Dia pun menjelaskan, saat ini baru 378 juru parkir yang sudah menerapkan pembayaran menggunakan metode nontunai (QRIS). Mereka adalah juru parkir yang sudah melengkapi administrasinya dalam pengurusan barcode. Totalnya sudah ada 2.300 juru parkir.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
