Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 22 Mei 2025 | 18.06 WIB

5 Kunci Kemandirian Ekonomi Pemuda ala Fuad Benardi: Dari Literasi Digital hingga Mindset Wirausaha

Anggota DPRD Jatim Fuad Benardi membagikan kunci kemandirian ekonomi dalam acara bertajuk Meningkatkan Ekonomi di Kalangan Pemuda Menuju Generasi Emas. (Istimewa). - Image

Anggota DPRD Jatim Fuad Benardi membagikan kunci kemandirian ekonomi dalam acara bertajuk Meningkatkan Ekonomi di Kalangan Pemuda Menuju Generasi Emas. (Istimewa).

JawaPos.com – Tantangan ekonomi di era digital menuntut generasi muda untuk lebih siap, tangguh, dan mandiri. Dalam acara Sarasehan Bareng Mas Fuad yang digelar di EXCOTEL Design Hotel Surabaya, Rabu (21/5), sejumlah tokoh muda dan praktisi membagikan kunci penting agar pemuda bisa mewujudkan kemandirian ekonomi.

Berikut lima poin penting yang disorot dalam diskusi bertema Meningkatkan Ekonomi di Kalangan Pemuda Menuju Generasi Emas tersebut:

1. Pemuda Harus Paham Cara Kelola Keuangan

Fuad Benardi, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, menekankan pentingnya membekali pemuda dengan kemampuan dasar mengatur uang. “Bukan cuma pintar secara akademis, anak muda juga harus kuat secara finansial,” ujar Fuad. Ia menyebut bahwa pengelolaan keuangan pribadi adalah fondasi utama untuk melangkah menuju kemandirian ekonomi.

2. Berwirausaha Sejak Dini, Bukan Hanya Cari Kerja

Fuad juga mendorong pemuda untuk mulai merintis usaha sejak muda. “Jangan hanya menunggu peluang kerja. Ciptakan peluangmu sendiri,” katanya. Wirausaha tak hanya soal modal besar, tetapi tentang kemauan belajar dan keberanian memulai.

3. Waspada Gaya Hidup Konsumtif dan Paylater

Dian Hijrah Saputra, Wakil Ketua Pemuda ICMI Jawa Timur, mengingatkan soal jebakan gaya hidup. “Budaya FOMO dan penggunaan paylater tanpa perhitungan bikin banyak anak muda terjebak utang,” ujarnya. Ia mengajak generasi muda untuk kembali ke prinsip sederhana: tahu prioritas dan hidup sesuai kemampuan.

4. Pentingnya Literasi Keuangan Sejak Dini

Dian juga menyoroti rendahnya pemahaman dasar soal keuangan. Banyak anak muda tergoda investasi instan seperti kripto atau trading, tapi tidak tahu risikonya. “Pemuda perlu tahu cara bikin anggaran, menabung, dan investasi yang aman,” tambahnya.

5. Gabungkan Literasi Digital dan Finansial

Praktisi digital, Fatchur Rohman, mengajak pemuda untuk tidak ketinggalan teknologi. Menurutnya, kemandirian ekonomi di era sekarang sangat bergantung pada kemampuan adaptasi digital. “Saat literasi digital dan finansial dipadukan, pemuda akan punya bekal kuat untuk menghadapi tantangan ekonomi masa depan,” jelas Fatchur. Ia juga mengusulkan dibentuknya rumah literasi digital sebagai wadah belajar teknologi dan bisnis secara inklusif.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore