
Ilustrasi aktivitas belajar di Binus School Surabaya. (Istimewa).
JawaPos.com – Di era digital yang berkembang pesat, literasi digital dan pola pikir global bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan esensial bagi generasi muda. Menjawab tantangan tersebut, BINUS SCHOOL Surabaya memperkuat komitmennya melalui pendekatan pendidikan holistik yang menggabungkan inovasi teknologi, kurikulum internasional, serta pembentukan karakter.
Institusi pendidikan ini secara konsisten mempersiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing yang tinggi di kancah global.
Antusiasme masyarakat terhadap model pendidikan inovatif yang ditawarkan terbukti mengalami lonjakan yang signifikan. Founding Principal BINUS SCHOOL Surabaya, Alexandre Trespach Nenes, mengungkapkan bahwa animo pendaftaran siswa untuk tahun ajaran 2026 mengalami peningkatan yang sangat pesat.
"Tingkat pendaftaran pada tahun ini mengalami lonjakan hingga dua kali lipat dibandingkan periode sebelumnya. Antusiasme ini melampaui ekspektasi kami, karena pendaftar tidak hanya berasal dari wilayah Surabaya dan sekitarnya, tetapi juga menarik minat calon siswa dari luar negeri, seperti Timor Leste," ungkap Alexandre. Ia menambahkan, pencapaian ini sejalan dengan visi sekolah untuk terus memperluas jangkauan pendidikan berkualitas di seluruh wilayah Jawa Timur dan sekitarnya.
Tingginya kepercayaan publik tersebut tidak lepas dari reputasi besar institusi BINA NUSANTARA yang telah mendedikasikan diri di dunia pendidikan Indonesia selama 45 tahun. Saat ini, BINUS SCHOOL Surabaya telah berkembang menjadi ekosistem belajar yang sangat multikultural dengan menaungi siswa dari sembilan kewarganegaraan berbeda, di antaranya Amerika Serikat, Tiongkok, Filipina, Turkmenistan, hingga Pakistan.
Atmosfer internasional ini turut didukung oleh tenaga pendidik profesional, termasuk guru penutur asli (native speaker) langsung dari Tiongkok untuk program bahasa Mandarin. Demi menjaga kualitas interaksi dan efektivitas pembelajaran, kapasitas setiap kelas diatur secara ideal, yakni di kisaran 20 hingga 22 siswa. Hal ini berdampak positif pada kenyamanan belajar, yang tercermin dari tingginya tingkat kelanjutan studi siswa dari jenjang Taman Kanak-kanak (TK B) ke jenjang Sekolah Dasar (SD) yang mencapai angka 80 persen.
Salah satu keunggulan utama dari kurikulum di sekolah ini terletak pada penerapan metode STREAMS, yang merupakan singkatan dari Science, Technology, Reading, Engineering, Arts, Mathematics, dan Sports.
Berbeda dengan pendekatan konvensional, metode multidisipliner ini dirancang untuk memastikan keseimbangan yang komprehensif antara kecerdasan intelektual, literasi, kreativitas, dan kesehatan fisik siswa. Terkait integrasi teknologi di dalam kelas, Alexandre menekankan bahwa inovasi digital diterapkan dengan filosofi yang bijak.
"Kehadiran teknologi dalam ruang kelas kami posisikan sebagai instrumen penguat atau enhancing, bukan untuk menggantikan peran esensial manusia maupun pendidik. Siswa tetap mendalami substansi mata pelajaran seperti Matematika dan Sains, namun dengan dukungan teknologi mutakhir agar mereka tumbuh menjadi generasi yang adaptif sejak usia dini," jelasnya.
Implementasi kurikulum IB PYP (Primary Years Programme) dan Cambridge di sekolah ini didukung sepenuhnya oleh fasilitas pembelajaran modern seperti Discovery Room, VR Goggles, Active Floor, serta area 3D Printing.
Pembelajaran berbasis praktik yang diintegrasikan dengan ekosistem Apple dan kebijakan Bring Your Own Device (BYOD) telah dibiasakan secara mandiri dan bertanggung jawab sejak jenjang Early Years melalui metode Unit of Inquiry (UOI).

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
