
Bandara Dhoho terlihat sudah sudah siap secara fisik untuk digunakan. Tetapi kekurangan satu berkas yakni izin operasional membuatnya terkendala. (ANTARA FOTO (Prasetia Fauzani)
JawaPos.com - Kementerian Perhubungan telah melakukan evaluasi pada Bandara Internasional Dhoho Kediri. Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub sudah melakukan koordinasi dan rapat hingga beberapa kali terkait persiapan operasional Bandara Dhoho.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, M. Kristi Endah Murni, mengatakan berdasarkan hasil evaluasi teknis yang dilakukan, menurut Kristi masih diperlukan perhatian pada beberapa aspek penerbangan, terutama terkait keamanan bandara.
“Seperti aspek bandar udara, aspek angkutan udara, aspek navigasi penerbangan, aspek kelaikudaraan dan pengoperasian pesawat, serta aspek keamanan penerbangan,” kata Kristi seperti dikutip Antara.
Mengacu pada hasil evaluasi tersebut, menurut Kristi masih diperlukan penerapan dan kepatuhan terhadap aspek keselamatan, aspek keamanan, dan peraturan perundang-undangan oleh PT Surya Dhoho Investama (SDhI).
Baca Juga: Dampak Covid-19, Urban Farming di Sumatera Utara Meningkat dan Ciptakan Ekonomi Rumah Tangga
Kemenhub juga meminta pemrakarsa bandara untuk berkoordinasi secara intensif dengan pihak TNI Angkatan Udara (AU) dan Pemkab Kediri.
Menurut Kristi, Ditjen Kemenhub memberi opsi untuk menjadwalkan ulang pengoperasian perdana Bandara Internasional Dhoho, yang seharusnya dimulai pada Jumat (8/12).
“Karena masih belum terpenuhinya aspek-aspek operasional penerbangan tadi,” terang Kristi.
Menurut Kristi, dilansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Grup) pada Rabu (6/12), Ditjen Perhubungan Udara selaku regulator dan pengawas penerbangan, akan terus berkomunikasi dengan stakeholder terkait. Terutama dalam mengevaluasi kesiapan pengoperasian Bandara Dhoho. Sehingga, semua aspek, terutama keselamatan dan keamanan penerbangan terpenuhi.
“Security clearance belum turun karena aspek keselamatan dan keamanan harus diselesaikan dulu,” imbuhnya.
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, sebelumnya juga telah meminta kepada pemrakarsa untuk tidak terburu-buru menentukan jadwal pengoperasian bandara.
Baca Juga: Gelar Layanan Kesehatan Gratis, TKN Prabowo-Gibran: yang Lain Baru Janji, Kita Sudah Eksekusi
“Kami mengimbau kepada pemrakarsa untuk tidak terburu-buru dalam menentukan tanggal beroperasi,” terang Dhito dalam kunjungannya ke bandara pada Kamis lalu (30/11).
Meski operasional bandara dipastikan butuh waktu beberapa minggu, Dhito berupaya agar operasi Bandara Internasional Dhoho bisa dilakukan sebelum libur Natal dan tahun baru (Nataru).
“Kalaupun tidak tanggal 8 Desember, kami tetap mengincar sebelum Nataru,” tandasnya.
Sebelumnya, Direktur PT SDhI Maksin Arisandi menyebut pihaknya tengah menunggu security clearance dari Kemenhub untuk melanjutkan persiapan operasional Bandara Internasional Dhoho.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
