Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 20.23 WIB

Dampak Covid-19, Urban Farming di Sumatera Utara Meningkat dan Ciptakan Ekonomi Rumah Tangga

Ilustrasi urban farming. - Image

Ilustrasi urban farming.

JawaPos.com–Minat baru untuk memproduksi makanan di tempat tinggal jadi makin terdorong. Urban farming, yakni kegiatan pertanian di perkotaan dengan sebagian besar media tanam tidak berada di permukaan tanah.

Dari balkon, halaman belakang, atap rumah, dan dalam ruangan, masyarakat dapat menanam makanan yang sehat dan turut membantu perbaikan lingkungan. Dikutip dari Antara pada Rabu (6/12), Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan, urban farming perlu ditingkatkan di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Muhammad Juwaini menyatakan, urban farming merupakan kegiatan yang sangat positif. Urban farming sebaiknya digalakkan untuk menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Dengan metode itu, menurut dia, masyarakat dapat menanam berbagai jenis tanaman yang bermanfaat. Termasuk tanaman pangan, sayuran, dan hortikultura, terutama cabai.

”Dengan demikian, ketika harga komoditas pangan seperti cabai merah tinggi, urban farming dapat menyediakan kebutuhan tersebut,” tambahnya.

Juwaini menyambut baik hasil Sensus Pertanian 2023 tahap I oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut. Survei menunjukkan bahwa usaha urban farming terus berkembang di provinsi tersebut.

Data tersebut mengindikasikan adanya 494 unit usaha urban farming perorangan di Sumut, dengan 27,73 persen atau 137 unit berada di Kota Binjai, menjadi jumlah terbanyak di antara wilayah lain. Dia menjelaskan, urban farming perorangan di Sumut umumnya menggunakan teknik hidroponik, akuakultur, vertikultur, dan lain.

Kegiatan urban farming tersebar di seluruh wilayah Sumut dari pantai timur hingga pantai barat, di dataran tinggi maupun kepulauan. Di dataran tinggi, Kabupaten Simalungun dan Karo menjadi yang terbanyak dengan masing-masing 13 unit.

Di pantai timur, Kota Binjai mendominasi dengan 137 unit, sementara di pantai barat, urban farming terpusat di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan enam unit usaha. Di kepulauan, urban farming mayoritas terdapat di Kabupaten Nias Selatan dengan 11 unit.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore