
Ilustrasi urban farming.
JawaPos.com–Minat baru untuk memproduksi makanan di tempat tinggal jadi makin terdorong. Urban farming, yakni kegiatan pertanian di perkotaan dengan sebagian besar media tanam tidak berada di permukaan tanah.
Dari balkon, halaman belakang, atap rumah, dan dalam ruangan, masyarakat dapat menanam makanan yang sehat dan turut membantu perbaikan lingkungan. Dikutip dari Antara pada Rabu (6/12), Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan, urban farming perlu ditingkatkan di wilayah tersebut.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut Muhammad Juwaini menyatakan, urban farming merupakan kegiatan yang sangat positif. Urban farming sebaiknya digalakkan untuk menjaga ketahanan pangan di tingkat keluarga.
Dengan metode itu, menurut dia, masyarakat dapat menanam berbagai jenis tanaman yang bermanfaat. Termasuk tanaman pangan, sayuran, dan hortikultura, terutama cabai.
”Dengan demikian, ketika harga komoditas pangan seperti cabai merah tinggi, urban farming dapat menyediakan kebutuhan tersebut,” tambahnya.
Juwaini menyambut baik hasil Sensus Pertanian 2023 tahap I oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut. Survei menunjukkan bahwa usaha urban farming terus berkembang di provinsi tersebut.
Data tersebut mengindikasikan adanya 494 unit usaha urban farming perorangan di Sumut, dengan 27,73 persen atau 137 unit berada di Kota Binjai, menjadi jumlah terbanyak di antara wilayah lain. Dia menjelaskan, urban farming perorangan di Sumut umumnya menggunakan teknik hidroponik, akuakultur, vertikultur, dan lain.
Kegiatan urban farming tersebar di seluruh wilayah Sumut dari pantai timur hingga pantai barat, di dataran tinggi maupun kepulauan. Di dataran tinggi, Kabupaten Simalungun dan Karo menjadi yang terbanyak dengan masing-masing 13 unit.
Di pantai timur, Kota Binjai mendominasi dengan 137 unit, sementara di pantai barat, urban farming terpusat di Kabupaten Tapanuli Tengah dengan enam unit usaha. Di kepulauan, urban farming mayoritas terdapat di Kabupaten Nias Selatan dengan 11 unit.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
