Insiden kontak antara Kimi Antonelli dan Charles Leclerc. (Crash)
JawaPos.com – Pembalap Mercedes, Kimi Antonelli, meminta maaf atas insiden yang membuat Charles Leclerc gagal menyelesaikan balapan di Grand Prix Belanda 2025.
Antonelli mengaku bertanggung jawab penuh dan berjanji akan berpikir dua kali sebelum mencoba manuver serupa di masa depan.
Dilansir dari laman Crash pada Senin (1/9), Antonelli terlibat kontak dengan Leclerc saat berusaha merebut posisi ketujuh di Tikungan 3.
Baca Juga: Mercedes Dorong Kimi Antonelli Percaya Bakat Usai Awal Musim Konservatif di Formula 1 2025
Leclerc yang baru keluar dari pit dengan ban dingin kehilangan kendali usai tersenggol mobil Antonelli dan menabrak pembatas. Sementara itu, Antonelli hanya mengalami kerusakan ringan dan bisa melanjutkan balapan.
Pengurus balapan menjatuhkan penalti waktu 10 detik kepada Antonelli karena dianggap menyebabkan tabrakan.
Hukuman tersebut membuat posisinya merosot hingga keluar dari zona poin. Selain itu, ia juga menerima penalti lima detik terpisah akibat pelanggaran batas kecepatan di pitlane.
Baca Juga: Kimi Antonelli Ungkap Proses Panjang dan Tekanan Besar Sebelum Jalani Debut F1 Bersama Mercedes
Antonelli, yang baru berusia 19 tahun, menjelaskan bahwa ia awalnya mencoba membatalkan manuver tersebut. Namun, ia sudah berada di jalur tabrakan dengan mobil Ferrari. Ia menyesalkan keputusannya yang terlalu agresif dan mengaku menyesali akibat yang dialami Leclerc.
Kehadiran Safety Car di akhir balapan semakin memperburuk situasi bagi Antonelli. Jarak hampir 10 detik yang telah ia bangun terhapus, dan setelah semua penalti diterapkan, ia harus puas finis di posisi ke-16 meski sempat bersaing untuk posisi keenam.
Insiden Antonelli-Leclerc menambah penderitaan Ferrari di Zandvoort. Sebelumnya, Lewis Hamilton juga gagal finis setelah mengalami kecelakaan tunggal di tikungan yang sama pada lap ke-23. Kedua insiden itu membuat Ferrari pulang tanpa satu pun poin dari GP Belanda.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
