Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Agustus 2025 | 03.30 WIB

Kimi Antonelli Ungkap Proses Panjang dan Tekanan Besar Sebelum Jalani Debut F1 Bersama Mercedes

Kimi Antonelli. (Instagram @kimi.antonelli)

JawaPos.com – Kimi Antonelli, pembalap muda berusia 17 tahun, resmi menjalani debut Formula 1 bersama Mercedes musim ini. Keputusan tersebut sebenarnya sudah ia ketahui sejak 12 bulan lalu, setelah menjalani uji coba TPC pasca Grand Prix Belgia.

Dilansir dari laman Crash pada Selasa (12/8), Antonelli dipastikan menggantikan Lewis Hamilton di tim Silver Arrows, meski kepindahan ini baru diumumkan sebulan kemudian di Grand Prix Italia, yang diwarnai kecelakaan pada sesi latihan debutnya.

Selama masa persiapan, Antonelli menjalani berbagai tes menggunakan mobil Mercedes tahun 2021 dan 2022 di Red Bull Ring dan Imola.

Melalui program TPC, sesi latihan bebas FP1, dan uji pascamusim, ia menempuh jarak sekitar 9.000 kilometer di belakang kemudi mobil F1 sebelum debut di Grand Prix Australia. Antonelli menilai program ini penting untuk memahami prosedur, karakter mobil, dan membangun hubungan dengan tim.

Antonelli juga mendapatkan pelatihan menghadapi sorotan di luar lintasan, termasuk simulasi konferensi pers dan wawancara media yang dipandu petugas pers Mercedes.

Latihan ini membantunya menguasai bahasa tubuh dan kepercayaan diri saat berinteraksi dengan publik. Meski mengawali musim dengan lima finis enam besar dalam enam balapan pertama, ia mengalami penurunan performa di pertengahan musim Eropa, meski sempat meraih podium perdana di Kanada.

Pembalap asal Italia itu mengakui bahwa tekanan berlebihan, terutama di trek yang ia kenal, memengaruhi performanya. Ia menyadari pentingnya meluangkan waktu untuk diri sendiri demi menjaga kesegaran mental.

Antonelli menuturkan bahwa beberapa kesalahan di luar mobil membuatnya kelelahan dan kurang fokus saat balapan, khususnya pada rangkaian triple header di Eropa.

Jeda tiga minggu antara Grand Prix Inggris dan Belgia menjadi kesempatan penting bagi Antonelli untuk memulihkan diri.

Antonelli memanfaatkannya untuk menganalisis paruh pertama musim, memperbaiki kelemahan, dan menghabiskan waktu bersama keluarga serta teman. Menurutnya, waktu istirahat ini membuatnya kembali ke lintasan dengan motivasi yang lebih besar.

Antonelli menutup paruh pertama musim dengan hasil positif setelah kembali meraih poin di Hungaria.

Hasil ini menjadi modal berharga baginya untuk menghadapi sisa musim, sekaligus membuktikan bahwa proses adaptasi dan pengendalian tekanan mental merupakan kunci untuk bersaing di level tertinggi Formula 1.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore