
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema bersama Manager Persib Bandung, Umuh Muchtar dan Bobotoh bersilaturahmi di Mapolrestabes Bandung, Senin (10/9).
JawaPos.com - Mapolrestabes Bandung pada Senin (10/9) siang mendadak dipenuhi orang berbaju biru. Mereka tak lain adalah rombongan manajemen Persib Bandung bersama puluhan yang ingin bersilaturahmi dengan pihak Polrestabes sebelum pertandingan melawan Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kamis (13/9) nanti.
Agenda silaturahmi ini dihadiri langsung manajer Persib Bandung Umuh Muchtar dan jajaran direksi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB). Silaturahmi ini dilakukan untuk menjaga komunikasi antara pihak Persib dengan aparat keamanan.
"Kami ingin berkomunikasi dengan para suporter (Bobotoh) dan manajer, agar pada saat pelaksanaan nanti bisa berjalan aman dan kondusif. Tidak ada hal-hal yang tidak diinginkan," kata Kapolrestabes Bandung, Irman Sugema di Mapolrestabes Bandung, Senin (10/9).
Hal ini tak lepas dari kekhawatiran setelah insiden bentrok saat pertandingan Persib melawan Arema pada putaran pertama Liga 1. "Kami berharap mudah-mudahan Bandung menjadi tuan rumah yang baik bagi pertandingan sepak bola," tambah Irman.
Untuk antisipasi bentrok, Polrestabes menurunkan sebanyak 1.400 personel untuk mengamankan jalannya pertandingan. Namun untuk tindakan, maka pihaknya akan melihat situasi di lapangan.
"Kita melihat apa yang sudah berlangsung di Bandung. Kami berharap suporter bisa menjaga emosi, tidak melakukan pelemparan kepada pemain juga perusakan (fasilitas)," paparnya.
Hal senada diungkapkan Umuh Muchtar yang mengharapkan pertandingan besok bisa berjalan dengan lancar. "Pak Kapolres baru (bertugas) di sini. Tapi beliau sudah tidak asing lagi dengan Persib. Karena sebelumnya beliau pernah membantu Bobotoh dalam pertandingan," ungkap Umuh.
Terkait pertandingan dimajukan menjadi sore hari sesuai rekomendasi pihak kepolisian, hal tersebut tidak menjadi masalah. Karena itu merupakan untuk kebaikan untuk semua pihak.
"Kami menghargai apa yang diminta kepolisian dan keamanan. Tadinya kan kita mau bermain malam tapi ada keberatan dari pihak keamanan. Ya bagaimanapun juga terima," ujarnya.
Semua pihak berharap pertandingan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. Dan tentu saja Umuh juga berharap Maung Bandung bisa menang dan tetap mempertahankan posisi puncak klasemen Liga 1 2018.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
