Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 22 November 2025 | 20.33 WIB

Melacak Jejak Peraih Medali Emas Sepak Bola SEA Games Sejak 1959–2023, Indonesia Justru Pesimistis Tahun Ini?

Timnas Indonesia U-22 saat hadapi Mali U-22 di laga uji coba, dan Menpora hanya targetkan medali perak di SEA Games 2025. (Timnas Indonesia)

 

JawaPos.com — Menguliti jejak peraih medali emas sepak bola SEA Games sejak 1959–2023 terasa semakin menarik ketika melihat situasi terbaru Indonesia yang justru tidak menargetkan emas pada edisi 2025. Kontras dengan euforia Garuda Muda pada 2023, target baru dari pemerintah dan PSSI menunjukkan langkah yang lebih realistis.

Kisah emas 2023 masih kuat dalam ingatan publik sepak bola nasional. Indonesia U-22 tampil penuh determinasi di Stadion Nasional, Phnom Penh, dan menutup final dramatis dengan kemenangan 5-2 atas Thailand.

Ramadhan Sananta mencetak dua gol yang membawa Indonesia unggul 2-0 di babak pertama. Namun Thailand bangkit melalui gol Anan Yodsangwal dan Yotsakorn Burapha yang memaksa laga berlanjut ke perpanjangan waktu.

Gol penyama kedudukan Thailand terjadi akibat para pemain Indonesia mengira laga telah berakhir.

Kelengahan tersebut sempat membuat suasana lebih tegang karena kemenangan yang sudah di depan mata hampir hilang begitu saja.

Irfan Jauhari kemudian mengembalikan keunggulan Indonesia lewat gol cepat di babak tambahan. Adu emosi memuncak setelah itu dan kericuhan membuat Manajer Timnas Sumardji mengalami luka di bibir.

Pihak keamanan bergerak cepat untuk menghentikan perselisihan agar pertandingan kembali kondusif. Setelah situasi mereda, Indonesia melanjutkan dominasinya di sisa laga.

Fajar Fathur Rahman dan Beckham Putra Nugraha menambah dua gol yang memastikan kemenangan besar Indonesia. Emas itu menjadi yang ketiga sepanjang sejarah sekaligus mengakhiri penantian selama 32 tahun.

Jejak emas SEA Games memang memperlihatkan dominasi beberapa negara besar di kawasan.

Vietnam Selatan menjadi juara pertama saat SEA Games dimulai pada 1959 sebelum Malaysia dan Burma mendominasi pada edisi-edisi awal.

Burma pernah berada di puncak performa dengan empat emas beruntun pada 1967, 1969, 1971, dan 1973. Setelah itu, Thailand mulai memimpin dan menjadi raksasa sepak bola SEA Games hingga sekarang.

GRAFIS MEDALI

Thailand mengoleksi 16 emas dan duduk nyaman sebagai penguasa sepak bola SEA Games. Malaysia mengikuti dengan enam emas, disusul Myanmar yang mengemas lima emas sepanjang sejarah.

Vietnam menorehkan tiga emas yang sebagian besar diraih dalam era modern sebelum dihentikan Indonesia pada 2023.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore