Ketua Umum PSSI, Erick Thohir memberikan perkembangan terbaru terkait proses naturalisasi tiga pemain keturunan. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir buka-bukaan perihal sumber pemasukkan federasi selama ini. Dia mengakui sebagian besar dana yang diterima PSSI berasal dari sponsor, dan ada juga dari hasil pembelian jersey Timnas Indonesia.
Erick Thohir sebelumnya mengungkapkan bahwa pendanaan besar dibutuhkan PSSI untuk mengelola organisasi. Terutama untuk keperluan Timnas Indonesia seluruh kelompok usia, baik pria maupun wanita dalam menjalankan program dari tim kepelatihan.
PSSI sekarang pun kerap melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Federasi juga aktif dalam menyelenggarakan sejumlah kegiatan maupun penjualan demi dapat pemasukkan.
Upaya itu cukup membuahkan hasil. Salah satunya dari penjualan jersey Timnas Indonesia. Erick Thohir menyebut hasil tersebut memberikan sumbangsih besar untuk keuangan PSSI, bahkan disebut jadi yang terbesar dalam sumber pemasukan.
"Kita dapat Rp 150 miliar dari penjualan jersey, terima kasih kepada fans yang sudah membeli jersey," kata Erick Thohir di Jakarta.
Dukungan pihak swasta, kata Erick Thohir, juga berperan besar dalam sumber pendanaan PSSI. Federasi pun bersyukur dan berharap hal itu terus bertambah.
"Ada dari private sector. Kemarin baru saja saya tanda tangan dengan Vinfast di International Motor Show kemarin, 27 perusahaan internasional-nasional yang dukung program PSSI," ujar Erick
"Ya, hampir 70 persen program kami dibiayai dari private sector, termasuk suporter, ada jersey, ticketing, juga dari media televisi. Ada juga sponsor," tambahnya.
Erick sendiri sebelumnya pernah mengatakan bahwa PSSI butuh setidaknya Rp 650 miliar untuk pengelolaan program federasi dan Timnas Indonesia selama 2025. Pemerintah turut berkontribusi dalam pendanaan itu, tapi jumlahnya juga terbatas.
Menurut Erick, pemerintah hanya memberikan dana sebesar Rp 220 miliar saja. Artinya PSSI harus mencari sisanya untuk pendanaan PSSI tahun ini. "Jadi saya rasa saya tidak mau membeda-bedakan, tapi kita kerja keras," katanya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
