
Divaldo Alves (tengah) melihat langsung latihan pemain Persita Tangerang jelang laga kontra Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (16/9) sore.
JawaPos.com – Arema FC akan menjamu Persita Tangerang pada pekan 12 Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (16/9) sore.
Pelatih Arema FC, Fernando Valente telah menyiapkan taktik dan strategi untuk memenangkan pertandingan.
Dia siap beradu taktik dan strategi untuk memberi kekalahan pelatih Persita yang akan menjalani debutnya, Divaldo Alves. Meskipun dia mengaku masih belum dapat memahami kekuatan lawan.
"Normalnya saya selalu mencoba mencari tahu bagaimana lawan kita bermain. Semua orang juga sudah tahu bahwa Persita mengganti pelatihnya dan saya sangat senang orang Portugal juga," ujarnya.
Syaeful Anwar dan kawan-kawan optimistis dapat melanjutkan kemenangan ketiga musim ini. Berbekal catatan rekor tujuh pertemuan kedua tim, Arema FC menguasai dengan enam kali menang serta satu kali seri dari Persita.
Kemenangan akan membawa Arema FC keluar dari zona degradasi yang sudah 11 pekan ditempati. "Saya berharap bisa memberikan pertandingan yang bagus. Tentu kami punya ambisi untuk mendapatkan tiga poin," tutur Fernando Valente. "Dan semua orang tahu, kalau kami butuh tiga poin," lanjutnya.
"Di sepak bola tim harus fokus dalam mencetak gol. Berapapun skornya, yang penting kami harus menang," sambungnya.
Sementara itu Julian Schwarzer Garcia, penjaga gawang tim berjuluk Singo Edan telah menjalani persiapan yang cukup. Dia juga bertekad untuk membawa tim meraih kemenangan ketiganya.
"Saya telah mempersiapkan diri dalam latihan. Kami sudah memenangkan pertandingan dan kami akan mencari lagi. Kami membutuhkan kemenangan ketiga," tutup pemain asal Filipina ini.
Sementara Asisten Pelatih Persita Tangerang, Awaludin, berharap kedatangan Pelatih Divaldo Alves bisa mendongkrak mental tim dalam bermain, terutama saat Pendekar Cisadane bersiap menghadapi Arema FC.
Divaldo Alves masih belum bisa mendampingi tim di laga yang akan berlangsung Sabtu (16/9) di Stadion Kapten I Wayan Dipta ini. "Kami sebagai tim mencoba untuk beradaptasi dengan pelatih kepala kami yang baru. Dan, yang paling penting adalah kami juga mencoba untuk meraih hasil yang optimal. Kami tahu, kami banyak belajar dari beberapa pertandingan kemarin," ujar Awaludin dalam sesi jumpa persnya.
"Dan, di tim kami banyak pemain muda, kami butuh adaptasi dan sinkronisasi dari semua pemain. Dan, ada hal yang paling penting, kami harus kembali lagi sebagai satu rasa, satu keluarga dan satu jiwa untuk bisa kembali bangkit bersama-sama secara tim."
Menurutnya, hanya kemenangan atau raihan poin maksimal yang bisa memulihkan mental Persita, usai menelan enam kekalahan beruntun. Dan, Awaludin berharap segala persiapan bisa diterapkan di pertandingan melawan Arema FC.
"Pelatih kepala kami mencoba untuk memulihkan mental dan psikologi pemain. Dan, yang kedua merangkul semua elemen yang ada di tim kami dan berusaha untuk mencoba bangkit bersama-sama, sebagai satu keluarga dan menjadi tim yang kuat dan bangkit untuk ke depannya," ujarnya.
"Itu hal yang lumrah untuk pergantian itu, ada hal yang mungkin sedikit berbeda," ujar Awaludin ketika ditanya mengenai kedatangan pelatih baru.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
