
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong saat memberikan kesempatan kepada Jawapos.com membahas kebangkitan timnas Indonesia. (edi yulianto/jawapos.com)
JawaPos.com – Shin Tae-yong dianggap sosok pelatih yang berhasil membawa perubahan positif di timnas Indonesia. Dia berhasil membawa timnas di tiga ketegori usia menembus putaran final Piala Asia.
Dimulai dari timnas U-20 saat berlaga di Uzbekistan pada 1–18 Maret 2023. Walau hanya mentok di fase grup, tapi apresiasi diberikan kepada pelatih asal Korea Selatan itu karena berhasil membawa skuad muda Garuda meladeni Uzbekistan dan Irak yang akhirnya keluar sebagai finalis.
Tak dipungkiri bahwa Uzbekistan dan Irak satu grup dengan Indonesia dan Suriah di babak penyisihan Grup A. Indonesia bahkan nyaris lolos ke babak selanjutnya, walau akhirnya tersisih setelah kalah agresivitas gol dari Irak yang keluar sebagai runner-up Grup A.
Selanjutnya, Shin Tae-yong membawa timnas senior menembus putaran final Piala Asia 2023. Turnamen itu akan diselenggarakan di Qatar pada 12 Januari-10 Februari 2024.
Indonesia akan menghadapi tantangan berat karena tergabung di Grup D bersama Jepang, Irak, dan Vietnam. Namun, melihat progres skuad Garuda sejauh ini, Indonesia diyakini dapat berbicara banyak di turnamen tersebut.
Terakhir adalah catatan sejarah ketika Shin Tae-yong membawa timnas Indonesia U-23 untuk pertama kalinya main di putaran final Piala Asia U-23. Indonesia menjadi satu-satunya tim yang bakal menjalani debut di turnamen yang bakal digelar di Qatar pada 15 April-3 Mei 2024.
Namun, berbeda dengan timnas senior yang sudah memiliki lawan, timnas Indonesia U-23 belum menjalani undian. Karena berada di pot 4, potensi bertemu tim raksasa Asia tak terelakkan.
Terlepas dari rintangan yang bakal dihadapi Shin Tae-yong bersama timnas, JawaPos.com memiliki kesempatan istimewa bertanya langsung kepada pelatih berusia 52 tahun tersebut.
Berikut petikan wawancara dengan Shin Tae-yong selama melatih timnas:
Sebenarnya apa kunci rahasia Anda bisa meloloskan timnas U-23 ke putaran final Piala Asia U-23?
“Saya sebenarnya datang ke Indonesia untuk mempersiapkan tim menghadapi Piala Dunia U-20, walau akhirnya dibatalkan. Karena itu, pemain-pemain yang dipersiapkan menghadapi Piala Dunia U-20 memiliki peningkatan fisik maupun mental. Fakta itu pula yang membuat sepak bola Indonesia berkembang saat ini.”
Sebagai pelatih pertama yang berhasil membawa timnas Indonesia tampil di tiga putaran final Piala Asia. Apakah Anda merasa puas?
“Sepak bola memang seperti itu. Proses pembinaan tidak bisa instan. Makanya diperlukan proses, dan saya melaluinya tahap demi tahap. Karena tujuan terakhirnya adalah bisa tampil di Piala Dunia.”
Bagaimana kesan Anda selama melatih timnas Indonesia sejak 2020?
“Pertama, saya melatih di era kepemimpinan Pak Iwan Bule di PSSI. Tapi, suasana tak kondusif karena adanya COVID-19 dan Tragedi Kanjuruhan, serta banyak hal sedih lainnya. Sementara pada era kepemimpinan Pak Erick Thohir, komunikasi lebih lancar. Bahkan, Pak Erick sering datang ke stadion. Jadi, saya sangat senang melatih timnas sejak Pak Erick menjadi ketua umum. Saya intinya berterima kasih kepada Pak Erick atas dedikasinya terhadap timnas dan sepak bola Indonesia. Pak Erick sangat peduli dengan timnas, pemain, ofisial, dan staf pelatih. Itu menjadi salah satu alasan sepak bola Indonesia berkembang dan berprestasi.”

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
