
Teco mengungkapkan penyebab kekalahan telak Bali United dari Bhayangkara FC
JawaPos.com – Pelatih Bali United FC, Stefano Cugurra, ingin mengulang memori manis timnya saat berhasil mengalahkan PSM Makassar pada babak play-off perebutan satu tiket kompetisi Asia beberapa waktu lalu.
Kedua tim akan bertemu pada laga pekan kedelapan Liga 1 2023/2024 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Jumat (11/8) sore. Dia optimistis bisa kembali mengulangi keberhasilan tim berjuluk Serdadu Tridatu menumbangkan PSM.
“Kita sudah dua kali main di babak play-off dan di Dipta bersama mereka berakhir seri. Saat itu kita main bagus dan seharusnya kita bisa menang lawan mereka,” ujar Stefano Cugurra.
“Di Parepare kita menang di sana. Mudah-mudahan kita bisa menang lagi,” imbuhnya.
Melihat kekuatan PSM di laga terakhirnya berhasil mengalahkan Persita Tangerang pada pekan lalu, Teco pun tak terlalu mencemaskan kekuatan lawan.
Menurutnya, situasi yang dihadapi kedua tim sama. Keduanya sama-sama tak diperkuat beberapa pemain yang absen karena cedera maupun akumulasi kartu.
“Saya pikir ini sama di tim kita juga sama, ada yang cedera. Ini situasi yang normal di sepak bola,” ucap mantan juru taktik Persija Jakarta asal Brasil itu.
Secara keseluruhan dengan jeda waktu pertandingan yang tak terlalu panjang dari pekan sebelumnya, Teco mematangkan persiapan timnya menghadapi PSM dengan fokus pada recovery pemain dan juga taktikal.
“Kita lebih fokus recovery dari pemain. Kami punya satu hari latihan, satu latihan taktik dan melihat kondisi fisik semua pemain,” tandasnya.
Sementara Pelatih PSM, Bernardo Tavares, menilai Bali United FC adalah tim yang spesial untuk dihadapi. Menurutnya, Bali United adalah lawan yang memiliki kualitas sebagai tim papan atas di Liga 1 Indonesia.
Dalam pertemuan ini, Tavares menyinggung kualitas tuan rumah Bali United yang selalu mengandaskan perlawanan PSM sejak musim 2016. “Pertandingan akan menjadi pertandingan yang sulit karena Bali United adalah tim yang bagus,” kata Tavares.
“Sejak 2016 PSM belum pernah menang away di kandang Bali United. Ini menunjukkan betapa sulitnya PSM melakukan pertandingan di sini,” imbuh pelatih asal Portugal itu.
Tavares pun sudah menjadi saksi tangguhnya tim berjuluk Serdadu Tridatu, yang memaksa PSM menyerah di babak play-off pada Juni lalu.
Pada saat itu, Bali United memaksa PSM bermain imbang 1-1 di Gianyar. Kemudian mengalahkan PSM lewat adu penalti 4-5 di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare.
Menurutnya, kualitas Bali United saat ini dicapai dengan finansial yang baik dan sumberdaya yang kompeten. “Kita bisa melihat progres yang dilakukan dan hal-hal bagus yang mereka lakukan di sini,” tutur pelatih berusia 44 tahun itu. “Fasilitas dan budget yang mereka keluarkan untuk pemain,” tambahnya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
