Bernardo Tavares siap ladeni permainan Paul Munster di laga Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC. (Dok. BFC)
JawaPos.com - Bernardo Tavares kembali dihadapkan pada ujian personal yang tidak sederhana saat Persebaya Surabaya menjamu Bhayangkara FC di pekan ke-21 Super League 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2/2026), itu sarat cerita lama karena Tavares tak pernah menang saat beradu taktik dengan Paul Munster.
Rekor pertemuan masa lalu menjadi catatan penting jelang duel ini, terutama bagi Bernardo Tavares yang kini menukangi Persebaya Surabaya. Dari empat pertemuan sebelumnya, pelatih asal Portugal itu mencatat tiga hasil imbang dan satu kekalahan saat menghadapi tim asuhan Paul Munster.
Seluruh pertemuan tersebut terjadi ketika Bernardo Tavares masih menjadi pelatih PSM Makassar. Dalam periode itu, ia selalu gagal membawa timnya menang meski menghadapi Munster dalam situasi kandang maupun tandang.
Pertemuan pertama terjadi pada 28 Februari 2024 di pekan ke-26 musim 2023/2024 saat PSM Makassar menjamu Persebaya Surabaya. Laga berakhir tanpa gol, memperlihatkan duel ketat dua pelatih dengan filosofi bermain yang sama-sama disiplin.
Hasil imbang kembali tercipta pada 23 Oktober 2024 di pekan ke-9 musim 2024/2025 ketika Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar. Skor 1-1 kala itu memperpanjang catatan tanpa kemenangan Bernardo Tavares atas Paul Munster.
Kesempatan emas sebenarnya hadir pada 7 Maret 2025 di pekan ke-26 musim 2024/2025 saat PSM Makassar bermain di kandang. Namun, PSM justru kalah 0-1 dari Persebaya Surabaya yang kala itu ditangani Paul Munster.
Pertemuan terakhir terjadi pada 16 Agustus 2025 di pekan ke-2 musim 2025/2026 saat Bhayangkara FC menghadapi PSM Makassar. Laga kembali berakhir imbang 1-1, sekaligus menegaskan dominasi tak langsung Paul Munster atas Bernardo Tavares.
Kini, situasinya sedikit berbeda karena Bernardo Tavares berada di kubu Persebaya Surabaya, sementara Paul Munster menukangi Bhayangkara FC.
Meski demikian, rekor masa lalu tetap menjadi bayang-bayang yang tidak bisa diabaikan.
Duel ini juga menjadi ujian konsistensi bagi Persebaya Surabaya yang tengah berada dalam tren positif sejak dilatih Bernardo Tavares. Perubahan mulai terasa tidak hanya dari hasil pertandingan, tetapi juga dari cara bermain dan mentalitas tim.
Sejak resmi menangani Persebaya Surabaya pada awal Januari lalu, Bernardo Tavares sudah memimpin tim dalam empat pertandingan. Hasilnya cukup meyakinkan dengan tiga kemenangan dan satu hasil imbang.
Catatan itu menunjukkan adaptasi cepat Tavares bersama Green Force meski situasi tim belum sepenuhnya ideal. Persebaya Surabaya masih harus berjuang di tengah badai cedera dan kondisi fisik pemain yang tidak sepenuhnya prima.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022