Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 September 2026 | 05.15 WIB

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG. (Metro Pekalongan) - Image

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG. (Metro Pekalongan)

JawaPos.com - Sebanyak 244 siswa sekolah dasar (SD), taman kanak-kanak (TK), guru, hingga orang tua murid di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, diduga mengalami keracunan massal usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Data tersebut dihimpun hingga Rabu (23/9) malam.

Para korban berdatangan secara bergelombang ke Puskesmas Bawang dan beberapa rumah sakit rujukan akibat mengalami gejala mual, pusing, hingga muntah.

Korban berasal dari sejumlah instansi pendidikan di wilayah Kecamatan Bawang, di antaranya SD 3 Bawang, SD Pasusukan, TK PAUD Al Ikhlas, TK PAUD Harapan Bunda, dan TK Pertiwi.

Tak hanya siswa, keluhan serupa juga dirasakan oleh orang tua dan lansia yang mengonsumsi jatah MBG milik anak mereka yang dibawa pulang, serta sejumlah guru yang ikut menyantap hidangan tersebut. Mereka dilarikan ke Puskesmas Bawang, RSUD Limpung, dan RSUD Batang

Dilansir Metro Pekalongan (Jawa Pos Group) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, meninjau langsung penanganan para korban di Puskesmas Bawang bersama jajaran pengawas dan kepala sekolah.

"Malam ini teman-teman sudah ada di lokasi, dari pengawas kemudian beberapa kepala SD di Puskesmas Bawang untuk memantau situasi anak-anak kita. Sebagian sudah bisa pulang, sebagian masih menjalani perawatan. Ada sekitar empat orang, dari orang tua dan simbah murid, yang dirujuk ke RSUD Batang," ujar Bambang, Rabu malam.

Dia mengimbau sekolah untuk memberikan fleksibilitas bagi siswa yang terdampak agar tidak memaksakan diri masuk sekolah hingga kondisi fisik mereka benar-benar pulih.

"Himbauan dari saya, sementara kalau memang anak-anak belum fit, bisa belajar di rumah sampai kondisinya fit. Untuk pasokan MBG selanjutnya, kalau anak-anak masih belum masuk ya jangan kita terima dulu. Ada beberapa guru juga yang merasakan mual karena ikut makan MBG," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang, Suyono, menegaskan pemerintah daerah bergerak cepat dengan menghentikan sementara operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai makanan tersebut.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore