Francisco Rivera jadi otak kemenangan besar Perseabya Surabaya atas Bali United. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Cerita perjuangan skuad Persebaya Surabaya kalahkan Bali United diungkap Francisco Rivera menjadi kisah menarik dari malam panas di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Sabtu (7/2/2026). Di tengah krisis pemain dan tekanan kandang lawan, Green Force menorehkan kemenangan 3-1 yang terasa lebih dari sekadar tiga poin.
Persebaya Surabaya kembali mencatatkan kemenangan bersejarah di Gianyar setelah menundukkan Bali United pada laga pekan ke-20 Super League 2025/2026. Hasil ini mengakhiri catatan kurang ideal Persebaya Surabaya di kandang Serdadu Tridatu sekaligus menjaga persaingan di papan atas.
Hingga peluit akhir dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta dalam duel keras tersebut. Kemenangan ini membuat Persebaya Surabaya bertahan di posisi kelima klasemen sementara dengan raihan 35 poin.
Di balik skor meyakinkan itu, ada cerita perjuangan yang tidak ringan dari para pemain Persebaya Surabaya. Francisco Rivera menjadi representasi paling jelas dari perjuangan berdarah-darah yang mereka lalui sepanjang laga.
Rivera tampil penuh selama 90 menit dan menjadi nyawa permainan Persebaya Surabaya. Perannya di lini tengah membuat alur serangan tetap hidup meski tim tidak tampil dengan komposisi terbaik.
“Ya, kita senang sekali karena pertandingan sulit,” ujar Francisco Rivera seusai laga. “Hari ini kamu lihat banyak pemain absen, cedera, tapi Persebaya kerja keras dan terima kasih Tuhan untuk tiga poin.”
Kondisi tim memang jauh dari ideal saat datang ke Gianyar. Beberapa pemain inti absen dan sejumlah lainnya harus bermain dalam kondisi tidak seratus persen.
Situasi itu memaksa pelatih mengandalkan kombinasi pemain muda, pemain baru, dan mereka yang jarang tampil penuh. Rivera menegaskan kontribusi datang dari semua elemen tim tanpa kecuali.
“Ya, kita kerja keras di dalam minggu ini,” kata Rivera. “Semua pemain berkontribusi banyak. Pemain muda, pemain baru, semua kontribusi banyak.”
Bali United bukan lawan yang mudah, apalagi bermain di kandang sendiri. Kualitas individu dan pengalaman mereka menjadi ancaman nyata sejak menit awal.
Rivera mengakui Persebaya Surabaya harus mengimbangi permainan cepat dan agresif tuan rumah dengan kerja keras tanpa henti. Intensitas lari dan disiplin hingga menit terakhir menjadi kunci kemenangan.
“Ya, kita tahu Bali punya pemain bagus, kualitas bagus,” ucap Rivera. “Mereka kuat di sini, tapi kita lari banyak sampai menit terakhir. So, senang sekali untuk tiga poin.”
Baca Juga: Gacor Tanpa Striker Murni! Bernardo Tavares Bongkar Rahasia Persebaya Surabaya Kalahkan Bali United
Secara statistik, kontribusi Rivera sangat terasa meski tidak mencetak gol. Ia mencatat satu assist, tiga keypass, dan menjadi penghubung antarlini sepanjang pertandingan.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
