
Para pemain PSS Sleman berpelukan rayakan gol kemenangan dramatis Marcelo Cirino. (@pssleman)
JawaPos.com – Madura United FC akan mengakhiri Liga 1 Indonesia 2024/2025 dengan menjamu PSS Sleman di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu (24/5) sore. Pertandingan tersebut sudah tidak berpengaruh terhadap nasib Laskar Sape Kerrab di kompetisi domestik tertinggi Indonesia musim ini.
Tim ini sudah berada di posisi 14 dengan koleksi 36 poin atau unggul empat poin atas PSS Sleman, yang berada di posisi teratas zona degradasi. Tambahan tiga poin pada pekan ini tidak akan melempar posisi Madura United ke jurang degradasi.
Namun, Pelatih Madura United FC Angel Alfredo Vera berjanji anak asuhnya akan bertarung mati-matian untuk mempersembahkan tiga poin kepada suporter, yang melorengkan SGB sebagai kado terakhir musim ini.
Tekad kuat tersebut didukung oleh persiapan tim, yang berjalan dengan baik. Sehingga, Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha telah siap tempur pada pekan ke-34 Liga 1 musim ini.
"Persiapan seperti biasa, normal. Semua pemain sudah siap, kondisi oke. Mungkin pertandingan bagi kami tidak terlalu jadi tekanan, tetapi kami akan tetap berusaha tiga poin untuk suporter yang datang," ucap Vera.
"Harapan menang, kami harus selesaikan dengan baik. Kami berikan hadiah untuk suporter dengan tiga poin," tambah pelatih asal Argentina tersebut.
Berbeda dengan PSS Sleman yang sangat menggantungkan nasib terhadap pertandingan itu. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu butuh tiga poin untuk menjaga asa berada di Liga 1. Tapi, dengan catatan, Semen Padang FC harus kalah lawan Arema FC.
Skuad Super Elang Jawa memang bertekad memberikan segalanya untuk hasil terbaik di laga nanti, yang juga menjadi laga penentu masa depan di kasta tertinggi.
Pada papan klasemen sementara saat ini, PSS mengumpulkan nilai 31 dari 33 laga dan ada di peringkat ke-16. Poin yang sama juga dimiliki oleh PS Barito Putera yang ada di peringkat ke-17.
Saat ini PSS hanya berjarak 2 poin saja dari Semen Padang FC yang ada di posisi ke-15 dengan 33 poin.
Dengan posisi yang ada saat ini, dua tim yang akan menemani PSIS Semarang degradasi ke Liga 2 musim depan baru akan diketahui usai laga pekan terakhir ini.
PSS, Barito Putera, dan Semen Padang akan berjuang di laga pekan terakhir sambil berharap bisa lepas dari zona merah yang mengintai.
Pelatih kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menegaskan bahwa seluruh fokus timnya kini tertuju pada laga krusial kontra Madura United.
“Pertandingan nanti adalah laga pamungkas musim ini. Kami telah melewati tiga pertandingan sebelumnya dengan baik, dan kini saatnya menutup perjalanan kompetisi dengan kemenangan,” kata Pieter Huistra.
Dengan hanya satu tiket tersisa untuk tetap berlaga di kasta tertinggi musim depan, PSS Sleman harus bersaing ketat dengan Semen Padang dan Barito Putera.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
