Kapten Persija Rizky Ridho (kiri) dan Kapten Persib Bandung Marc Klok. (Dok. Persija - Persib)
JawaPos.com - Laga klasik antara Persija Jakarta dan Persib Bandung kembali tersaji di pekan ke-23 Liga 1 2024/25. Pertandingan yang akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, pada Minggu, 16 Februari 2025, pukul 15.30 WIB ini menjadi salah satu duel paling dinantikan oleh pecinta sepak bola Tanah Air.
Saat ini, Persija Jakarta tengah mengalami tren negatif setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir. Hasil imbang 3-3 melawan Persis dan 2-2 kontra PSBS Biak, serta kekalahan 1-2 dari Dewa United, membuat posisi mereka turun ke peringkat ketiga klasemen sementara dengan raihan 39 poin dari 22 laga. Macan Kemayoran kini hanya terpaut satu poin dari Dewa United yang menempati posisi kedua dengan 40 poin.
Di sisi lain, Persib Bandung justru menunjukkan performa impresif dengan tiga kemenangan beruntun. Tren positif ini membawa tim asuhan Bojan Hodak bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 49 poin, unggul 9 angka dari pesaing terdekatnya, Dewa United. Dalam lima pertemuan terakhir antara kedua tim, Persib lebih superior dengan meraih tiga kemenangan, sementara Persija hanya sekali menang, dan satu laga lainnya berakhir imbang.
Dari segi produktivitas gol, Maung Bandung juga lebih unggul dengan mencetak enam gol dalam lima pertemuan terakhir. Sementara Persija hanya mampu mencetak empat gol.
Persib Bandung Unggul 21 Poin
Namun, salah satu fakta unik yang menarik perhatian adalah bahwa meskipun Persija dan Persib sama-sama memiliki satu trofi Liga 1—Persija juara pada musim 2018 (reguler series), sementara Persib meraih gelar pada musim 2023/24 (championship series)—Persib memiliki catatan lebih baik dalam akumulasi poin sepanjang era Liga 1. Hingga saat ini, Persija telah mengumpulkan total 365 poin, tertinggal 21 poin dari Persib yang telah meraih 386 poin.
Menjelang laga ini, pelatih Persib, Bojan Hodak, mengungkapkan bahwa timnya tidak melakukan persiapan khusus. Mereka tetap menjalani program latihan seperti biasa, mencakup aspek fisik, taktik, dan strategi, serta melakukan analisis terhadap permainan Persija dalam beberapa pertandingan terakhir. Menurutnya, tekanan justru berada di pihak Persija karena bermain di kandang dan harus berusaha memenangkan pertandingan untuk membalas kekalahan 0-2 dari Persib pada putaran pertama di Bandung.
"Kami mengalahkan mereka beberapa kali tahun lalu. Kami ada di puncak klasemen dengan keunggulan poin. Mereka yang harus menang, kami tidak dalam tekanan," ujar Bojan Hodak, dikutip dari laman resmi Persib, Rabu, 12 Februari 2025.
Laga ini akan menjadi ujian penting bagi kedua tim. Persija berambisi bangkit dari tren buruk dan memangkas selisih poin dengan pemuncak klasemen. Sementara Persib ingin mempertahankan dominasinya di puncak. Dengan sejarah panjang rivalitas kedua klub, duel ini diprediksi berlangsung sengit dan penuh tensi tinggi.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
