Ketua Viking Persib Club, Tobias Ginanjar (tengah) meminta suporter Persib Bandung tak memaksa datang ke Bekasi saat melawan Persija Jakarta. (Dok: Instagram Tobias Ginanjar)
JawaPos.com - Ketua Viking Persin Club (VPC), Tobias Ginanjar Sayidina menitipkan pesan penting kepada kelompok suporter Persib Bandung, Bobotoh jelang Persija Jakarta vs Persib Bandung. Dia meminta Bobotoh untuk tidak memaksakan diri datang ke Bekasi.
Persib Bandung akan menghadapi Persija Jakarta pada pekan ke-23 Liga 1 Indonesia 2024/2025. Pertandingan ini dipastikan tak akan mudah untuk Pangeran Biru -julukan Persib-, yang tengah berjuang meraih gelar juara.
Sebab, Persib Bandung akan berstatus sebagai tamu dalam pertemuan kedua untuk kedua tim di Liga 1 Indonesia 2024/2025. Sebelumnya Pangeran Biru sudah lebih dulu menjadi tuan rumah pada putaran pertama tahun lalu.
Hasilnya saat itu Persib Bandung menang 2-0 atas Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Dua gol Pangeran Biru dicetak oleh Dimas Drajad (38') dan Ryan Kurnia (82').
Kondisi itu membuat Persija Jakarta jelas ingin membalaskan kekalahan putaran pertama. Apalagi Macan Kemayoran juga lagi ingin bangkit setelah tiga laga tanpa kemenangan.
Status tamu membuat suporter Persib tak boleh datang ke markas lawan. Hal itu tertuang dalam regulasi Liga 1 Indonesia 2024/2025. Jika suporter memaksakan datang, tim yang didukung akan didenda.
Nah khusus duel Persija vs Persib, Tobias selaku Ketua VPC meminta agar tidak ada suporter Persib yang memaksa datang. Bukan hanya agar tim kesayangan tak kena denda, tapi juga demi kesadaran diri masing-masing.
"Kepada bobotoh hargai dan sayangi diri kalian sendiri dengan cara tidak hadir langsung ke stadion patriot pada hari minggu nanti. Sedikit lukapun tidak layak terjadi pada suporter sepakbola dimanapun," kata Tobias dalam unggahan Instagram pribadinya, Rabu (12/2).
Setiap duel Persija vs Persib baik di kandang Macan Kemayoran maupun kandang Pangeran Biru, suporter tamu yang memaksa datang kerap berujung tak baik. Banyak yang justru menjadi korban karena gengsi antar suporter yang besar.
Tobias pun tak menganggap suporter tamu yang memaksa datang, apalagi sudah dilaranh, bukanlah jagoan.
Menurut Tobias, jagoan sesungguhnya adalah mereka yang pandai mengontrol diri. "Jagoan itu adalah mereka yang bisa mengendalikan nafsu dan amarah mereka sendiri untuk tidak berbuat hal-hal yang konyol dan diluar batas. Kita kawal dan doakan persib dari rumah dan tempat-tempat nobar," jelasnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
