Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Maret 2024 | 17.21 WIB

Prediksi Persik Kediri vs Persikabo 1973, Tinggal Kemenangan yang Menjadi Jawabannya

BERUPAYA MAKSIMAL: Djadjang Nurdjaman kembali melatih Persikabo 1973. Dan, dirinya kembali bertemu dengan Persib Bandung, tim yang pernah dilatihnya pada 2012-2017. (Badan Liga Indonesia) - Image

BERUPAYA MAKSIMAL: Djadjang Nurdjaman kembali melatih Persikabo 1973. Dan, dirinya kembali bertemu dengan Persib Bandung, tim yang pernah dilatihnya pada 2012-2017. (Badan Liga Indonesia)

JawaPos.com – Pelatih Persikabo 1973, Djadjang Nurdjaman, menegaskan tim asuhannya enggan menyerah. Mereka berambisi memperjuangkan kemenangan saat bertandang ke markas Persik Kediri dalam lanjutan pekan ke-30 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Brawijaya, Kediri, Kamis (28/3) malam.

Laskar Padjajaran masih puasa kemenangan dalam 11 laga terakhir. Hal tersebut membuat nasib mereka berada di ujung tanduk. Kini, mereka kian terbenam di dasar klasemen lantaran baru mengemas 17 poin dari 29 laga.

"Kami punya waktu untuk mempersiapkan tim, karena terakhir main sudah dua Minggu, kami betul-betul menggunakan waktu itu untuk persiapan di kandang Persik Kediri. Insha Allah semua siap, tidak ada yang terkendala tidak tampil. Kalaupun sampai besok (hari ini) belum pulih, hanya satu pemain, itu pun masih kami harapkan bisa tampil," ungkap Djanur, sapaan akrab Djadjang Nurdjaman.

Djanur mengaku sangat mengantisipasi permainan Persik, yang selalu tampil menggigit saat main di kandang sendiri. Dia menilai Macan Putih dihuni pemain bagus yang seluruhnya harus diwaspadai selama 90 menit.

"Kami sangat mengantisipasi lawan, mereka punya ambisi tersendiri. Seperti kita tahu mereka kalau tuan rumah sangat tangguh. Kalau materi pemain tentunya di sini banyak pemain yang berkelas, saya pikir semuanya harus saya waspadai," jelasnya.

Kini, situasi Persikabo 1973 memang terbilang sulit, satu kekalahan akan membuat mereka turun kasta lebih cepat ke Liga 2. Meski demikian, Djanur mengungkapkan tim masih punya semangat untuk berjuang meraih kemenangan.

"Kami masih punya semangat untuk memperjuangkan kemenangan dan kami juga mencoba untuk mengubah mindset kalau kami ini belum bisa memenangkan pertandingan sudah lebih dari 13 kali, kami coba tampil lebih baik dari kemarin," pungkasnya.

Sementara Pelatih Marcelo Rospide berharap pemain dapat memanfaatkan waktu libur dengan baik. Pemain dapat beristirahat dengan cukup dan kembali ke lapangan dengan lebih bugar.

Atas raihan kekalahan 2-0 pada pekan sebelumnya menjadi pekerjaan rumahnya. Pelatih Persik asal Brasil itu berjanji akan tampil lebih efektif di pertandingan berikutnya pada pekan ke-30 melawan Persikabo 1973, Kamis (28/3). “Kami akan sapu bersih lima pertandingan terakhir,” kata pelatih asal Brasil itu.

Lima pertandingan itu masing-masing melawan Persikabo 1973, Bhayangkara FC, Persita Tangerang, PSS Sleman, dan terakhir menghadapi Persebaya Surabaya.

Di sela-sela diliburkannya tim, Marcelo Rospide telah melakukan evaluasi. Dia menyoroti efektivitas permainan dan banyak kesalahan yang dilakukan pemain.

Menurutnya, timnya nyaris lebih unggul segalanya dari Persija, tapi tidak dapat berbuat banyak. Padahal, jika dilihat dari statistik permainan, Persik mampu menguasai bola sebanyak 59 persen daripada Persija 41 persen.

Kemudian, total tembakan ke arah gawang lawan sebanyak 11 kali. Tapi, Macan Putih tidak dapat mencetak gol hingga peluit panjang berbunyi.

Atas hasil tersebut tim masih bertahan di posisi ke-6 BRI Liga 1 musim ini dengan perolehan 43 poin.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore