Glenn Sugita menerima hasil riset dari Tim Peneliti Hari Jadi Persib.(Youtube/Persib)
JawaPos.com - Glenn T. Sugita, CEO PT PERSIB Bandung Bermartabat, mengumumkan perubahan hari jadi Persib Bandung dari 14 Maret 1933 ke 5 Januari 1919.
Perubahan hari jadi Persib Bandung berdasarkan hasil riset dari Tim Peneliti Hari Jadi Persib yang diketuai Guru Besar Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran (FIB Unpad), Prof. Kunto Sofianto, Ph.D.
Tim Peneliti Hari Jadi Persib beranggotakan Dr. Miftahul Falah M.Hum, Budi Gustaman Sunarya, M.A, Iqbal Reza Satria, S.H., M.I.P. dan Muhammad Ridha Taufiq Rahman, S.IP., MA.
Prof. Kunto menjelaskan jika riset yang dilakukannya bersama tim adalah untuk menjawab keresahan dan bahkan keraguan yang muncul dalam satu dekade terakhir.
"Terutama dari pegiat literasi, jurnalis dan Bobotoh Persib karena tidak adanya bukti otentik dasar penetapan hari jadi Persib pada tanggal 14 Maret 1933," jelas Prof. Kunto seperti dikutip dari laman resmi Persib Bandung.
Persib Bandung (Bandoengsch Inlandsch Voetbal Bond/BIVB) selama ini dinarasikan sebagai salah satu dari tujuh perserikatan (bond) pendiri PSSI pada 19 April 1930.
Secara logika, sebagai salah satu pendiri PSSI, Persib Bandung harus lahir terlebih dulu dari yang dilahirkannya.
Setelah melewati penelitian panjang dan diskusi secara terbuka, akhirnya ditetapkan bahwa 5 Januari 1919 merupakan hari jadi Persib Bandung.
Hal itu didasarkan adanya momen kesepakatan dalam vergadering (rapat) 13 klub pribumi seperti KBS, BB (Bintang Bandoeng), STER (Steeds trappen en rennen), Diana (Doe is alles niet achteruit), Zwaluw, BIVC, BVC, KVC, VVC, Visser, NVC, Brom dan Pasar Ketjil untuk mendirikan sebuah bond atau perserikatan bernama Bandoengsch Inlansch Voetbal Bond (BIVB).
Baca Juga: Tatap Pertandingan Lawan Bali United, Bojan Hodak Sebut Perjalanan Persib Bandung Masih Panjang
Glenn Sugita menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Tim Peneliti Hari Jadi Persib. Karena telah bekerja keras melakukan riset untuk menjawab kegelisahan dan keraguan publik.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
