
Pemain dan ofisial PSIS Semarang dan PSS Sleman memasuki lapangan saat kericuhan di pengujung pertandingan di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/12). (ANTARA/I.C. Senjaya)
JawaPos.com – Kericuhan penonton mewarnai akhir pengujung pertandingan antara PSIS Semarang saat menjamu PSS Sleman dalam lanjutan Liga 1 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/12).
Penonton di tribun utara turun ke pinggiran lapangan setelah terlibat perselisihan saat pertandingan memasuki menit tambahan waktu.
Belum diketahui penyebab kericuhan yang menyebabkan pertandingan terhenti hingga para pemain kedua tim meninggalkan lapangan.
Wasit Rio Permana Putra akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan meski sebagian pemain telah meninggalkan lapangan.
Situasi itu membuat Komisi Disiplin (Komdis) PSSI diyakini akan mengambil sikap alias memberikan sanksi.
Dalam pertandingan tersebut, PSIS Semarang berhasil mengalahkan PSS Sleman melalui gol tunggal Carlos Fortes. PSIS mencetak gol melalui penalti Carlos Fortes di pengujung babak pertama.
Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengatakan babak pertama PSIS tidak bermain bagus. "Babak pertama tidak bermain bagus. PSS melakukan tekanan," katanya.
Di ruang ganti, kata dia, tim berbicara tentang dua hingga tiga hal di ruang ganti.
Di babak kedua, lanjut dia, PSIS bermain lebih baik meski ada masalah kecil yang dihadapi.
Sementara Pelatih PSS Sleman, Risto Vidakovic, mengatakan pemain menunjukkan kerja keras 100 persen pada pertandingan ini.
Di babak kedua, kata dia, PSS yang tertinggal harus mengambil risiko. "Itu sebabnya di babak kedua PSIS membuat banyak peluang," katanya.
Meski demikian, dia mengapresiasi penampilan anak asuhnya meski belum mampu meraih poin.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
