Pelatih Spanyol Luis de la Fuente melontarkan pembelaan tegas kepada Rodri usai membawa La Roja menjuarai Piala Dunia 2026. Menurutnya, meragukan kualitas sang gelandang adalah bentuk penghinaan terhadap kecerdasan sepak bola. (Instagram/@sefutbol)
JawaPos.com - Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 menjadi jawaban sempurna bagi Rodri atas berbagai kritik yang sempat mengiringinya sepanjang turnamen.
Gelandang Manchester City itu tampil luar biasa sebagai jenderal lini tengah La Roja dan akhirnya dinobatkan sebagai peraih Bola Emas Piala Dunia 2026 setelah membawa Spanyol mengalahkan Argentina di partai final.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengaku sejak awal tidak pernah meragukan kualitas Rodri, meski banyak pihak mempertanyakan kondisinya setelah pulih dari cedera panjang.
Rodri sempat menjadi sasaran kritik pada awal turnamen. Sejumlah pengamat menilai kehadirannya membuat permainan Spanyol berjalan lebih lambat.
Baca Juga:Rumor Transfer: Real Madrid Kembali Buka Peluang Rekrut Rodri Usai Bersinar di Piala Dunia 2026
Namun, melansir ESPN, De la Fuente menegaskan anggapan tersebut sama sekali tidak berdasar.
"Dengan segala hormat, dan tanpa bermaksud menyinggung siapa pun, saya mengatakan bahwa meragukan Rodri jelas merupakan penghinaan terhadap kecerdasan sepak bola seseorang," kata De la Fuente kepada TVE Spanyol.
"Dia adalah pemain terbaik di dunia di posisinya, mengingat kita memiliki MartĂn Zubimendi di belakangnya, yang juga salah satu pemain hebat, pastinya pemain terbaik kedua di dunia. Tetapi kami tahu kami harus mengikuti proses dan memenuhi tenggat waktu yang telah kami tetapkan sendiri."
Baca Juga:Alasan FIFA Pilih Rodri sebagai Peraih Golden Ball Piala Dunia 2026 Walau Tanpa Cetak Gol dan Assist
Pelatih berusia 65 tahun itu juga memuji perkembangan kondisi Rodri yang terus meningkat sepanjang turnamen.
"Dia (Rodri) semakin kuat di setiap pertandingan. Faktanya, bahkan dengan kondisi 50 persen, Rodri lebih baik daripada banyak pemain lain."
Sepanjang Piala Dunia, Rodri mencatat akurasi umpan mencapai 93,4 persen dan menjadi motor permainan Spanyol dari lini tengah.
Usai mengangkat trofi, pemain berusia 30 tahun itu mengakui perjalanan menuju turnamen bukanlah hal yang mudah.
"Ini adalah masa yang sangat sulit," katanya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
