Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Juli 2026 | 20.58 WIB

Luis de la Fuente Bela Rodri Usai Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Meragukannya Adalah Penghinaan

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente melontarkan pembelaan tegas kepada Rodri usai membawa La Roja menjuarai Piala Dunia 2026. Menurutnya, meragukan kualitas sang gelandang adalah bentuk penghinaan terhadap kecerdasan sepak bola. (Instagram/@sefutbol)

JawaPos.com - Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 menjadi jawaban sempurna bagi Rodri atas berbagai kritik yang sempat mengiringinya sepanjang turnamen.

Gelandang Manchester City itu tampil luar biasa sebagai jenderal lini tengah La Roja dan akhirnya dinobatkan sebagai peraih Bola Emas Piala Dunia 2026 setelah membawa Spanyol mengalahkan Argentina di partai final.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengaku sejak awal tidak pernah meragukan kualitas Rodri, meski banyak pihak mempertanyakan kondisinya setelah pulih dari cedera panjang.

De la Fuente: Meragukan Rodri adalah Penghinaan

Rodri sempat menjadi sasaran kritik pada awal turnamen. Sejumlah pengamat menilai kehadirannya membuat permainan Spanyol berjalan lebih lambat.

Namun, melansir ESPN, De la Fuente menegaskan anggapan tersebut sama sekali tidak berdasar.

"Dengan segala hormat, dan tanpa bermaksud menyinggung siapa pun, saya mengatakan bahwa meragukan Rodri jelas merupakan penghinaan terhadap kecerdasan sepak bola seseorang," kata De la Fuente kepada TVE Spanyol.

"Dia adalah pemain terbaik di dunia di posisinya, mengingat kita memiliki MartĂ­n Zubimendi di belakangnya, yang juga salah satu pemain hebat, pastinya pemain terbaik kedua di dunia. Tetapi kami tahu kami harus mengikuti proses dan memenuhi tenggat waktu yang telah kami tetapkan sendiri."

Pelatih berusia 65 tahun itu juga memuji perkembangan kondisi Rodri yang terus meningkat sepanjang turnamen.

"Dia (Rodri) semakin kuat di setiap pertandingan. Faktanya, bahkan dengan kondisi 50 persen, Rodri lebih baik daripada banyak pemain lain."

Bangkit Setelah Melewati Masa Sulit

Sepanjang Piala Dunia, Rodri mencatat akurasi umpan mencapai 93,4 persen dan menjadi motor permainan Spanyol dari lini tengah.

Usai mengangkat trofi, pemain berusia 30 tahun itu mengakui perjalanan menuju turnamen bukanlah hal yang mudah.

"Ini adalah masa yang sangat sulit," katanya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore