Xavi Hernandez dikabarkan menjadi kandidat pelatih tim nasional Maroko jelang Piala Dunia 2026. Mantan pelatih Barcelona itu disebut sebagai sosok ‘impian’ federasi. (Instagram/@xavi)
JawaPos.com - Setelah cukup lama “menghilang” dari pinggir lapangan, Xavi Hernandez tampaknya bersiap kembali ke dunia kepelatihan. Namun, kali ini, bukan klub yang dikaitkan dengannya, melainkan tim nasional. Dan, kabarnya, peluang itu datang menjelang Piala Dunia 2026.
Sejak meninggalkan Barcelona pada 2024, Xavi belum mengambil pekerjaan baru. Padahal, dalam periode singkatnya bersama raksasa Catalunya itu, ia sempat mempersembahkan gelar La Liga musim 2022/2023 dan memberi warna baru lewat keberanian memainkan pemain muda.
Lamine Yamal menjalani debut tim utama di usia 15 tahun di bawah arahannya, sementara Pedri dan Gavi berkembang pesat dalam sistem yang ia bangun.
Meski berhasil membawa Barcelona juara liga di musim keduanya dan finis runner-up pada 2023/2024, kebersamaan Xavi dengan klub masa kecilnya berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan. Ia kemudian digantikan oleh Hansi Flick.
Sejak saat itu, Xavi lebih sering terlihat menikmati waktu luang, meski tak pernah benar-benar menjauh dari sepak bola. Dalam sebuah wawancara pada 2025, ia bahkan berbagi liga-liga yang rutin ia ikuti.
“La Liga paling sering, lalu Liga Primer Inggris. Liga Prancis tidak terlalu sering, tetapi kadang-kadang saya menonton PSG atau Marseille, terutama Paris. Italia—saya mengikuti Como karena saya punya beberapa teman di sana, Sergi Roberto dan Cesc Fabregas.”
“Saya punya teman baik di Arab Saudi dan Qatar, jadi saya mengikuti liga di sana. Saya banyak menonton. Saya suka sepak bola. Saya juga mengikuti Panama karena teman saya ada di sana. Dan, kadang-kadang Liga India, karena banyak pelatih Spanyol di sana.”
Pernyataan itu menunjukkan satu hal: gairahnya terhadap sepak bola belum pudar.
Kini, melansir Sport Bible menyebutkan bahwa Federasi Sepak Bola Maroko menjadikan Xavi sebagai kandidat “impian” untuk menggantikan Walid Regragui. Pelatih saat ini dikabarkan akan meninggalkan jabatannya setelah kekalahan di final Piala Afrika melawan Senegal pada Januari lalu.
Maroko sendiri akan tampil di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Mereka tergabung dalam grup yang cukup menantang bersama Brasil, Skotlandia, dan Haiti. Federasi disebut-sebut yakin Xavi mampu mengambil peran tersebut dalam waktu singkat dan memberikan sentuhan taktik khasnya.
Namun, situasinya belum sepenuhnya jelas. Laporan terbaru menyebutkan bahwa Regragui belum resmi meninggalkan posisinya, dan meski nama Xavi masuk dalam daftar calon pengganti, belum ada kesepakatan yang tercapai.
Jika rumor ini menjadi kenyataan, itu akan menjadi babak baru dalam karier kepelatihan Xavi dari menangani klub dengan filosofi permainan yang sangat ia pahami, menuju tantangan memimpin tim nasional dengan ekspektasi tinggi di panggung dunia.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
