
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa. (Dok. Real Madrid)
JawaPos.com - Musim ini jelas bukan periode yang ramah bagi Real Madrid. Kepergian Xabi Alonso dari kursi pelatih memicu reaksi luas, bahkan legenda Arsenal ikut mengecam keputusan manajemen klub.
Situasi makin rumit setelah manajer sementara, Alvaro Arbeloa, gagal mempersembahkan kemenangan pada laga babak 16 besar melawan. Kekalahan tersebut membuat Los Blancos harus angkat koper lebih cepat dari kompetisi domestik.
Melansir Mundo Deportivo, di tengah kondisi yang serba tidak ideal ini, legenda klub memilih angkat suara. Dalam wawancara bersama BetFair, Luis Figo menekankan pentingnya stabilitas dan dukungan terhadap Arbeloa.
“Ini adalah pertaruhan yang dilakukan oleh dewan direksi, dan kita harus mendukungnya hingga akhir musim. Ini adalah keputusan klub. Keputusan dibuat oleh mereka yang bertanggung jawab, dan saya tidak memberikan pendapat saya tentang apa yang seharusnya dilakukan Real Madrid musim depan,” ujar Figo.
Kekalahan dari Albacete sendiri memunculkan kekhawatiran bahwa Real Madrid tengah berada di titik terendah. Bahkan, sejumlah laporan menyebutkan kemungkinan perubahan besar akan terjadi pada bursa transfer musim panas mendatang.
Meski demikian, Figo menegaskan dukungannya terhadap Arbeloa, sambil mengakui bahwa keputusan memecat Xabi Alonso cukup mengejutkan.
“Pemecatan Xabi merupakan kejutan karena, bagaimanapun juga, kita baru setengah musim berjalan. Dalam situasi seperti itu, Anda tidak mengharapkan pergantian manajer. Bahkan setelah kalah dalam sebuah kompetisi. Saya pikir itulah mengapa hal ini mengejutkan,” katanya.
Bagi Figo, fokus utama Real Madrid saat ini bukan sekadar soal hasil, melainkan mengembalikan stabilitas tim.
“Prioritasnya adalah kembali normal. Dalam segala hal. Setelah seorang pelatih pergi, stabilitas, dalam segala hal, sangat penting. Karena masih ada cukup banyak pertandingan tersisa di musim ini.”
“Real Madrid memiliki dua kompetisi yang sangat penting yang dapat mereka menangkan. Tetapi kami harus meningkatkan diri dalam setiap aspek,” lanjutnya.
Sebagai penutup, Figo mengenang masa lalunya di Santiago Bernabeu, ketika pergantian pelatih bahkan terjadi lebih sering daripada sekarang meski ia mengakui konteksnya sudah berbeda.
“Pengalaman saya (empat pelatih dalam dua tahun) tentu berbeda. Saya mengalami lebih banyak pergantian pelatih dalam satu musim. Tapi itu adalah dunia yang berbeda.”
Pesan Figo jelas: di tengah badai, Real Madrid perlu ketenangan, dukungan, dan stabilitas. Tanpa itu, menyelamatkan musim akan menjadi tugas yang jauh lebih berat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
