Selebrasi juara Barcelona di LaLiga 2025. (Dok. Augustman SG)
JawaPos.com - Kenangan manis di Arab Saudi musim lalu membayangi langkah Barcelona saat bertolak menuju Jeddah, Senin (5/1). Gelar juara yang diraih di tanah semenanjung tersebut tahun lalu terbukti menjadi katalisator bagi tim asuhan Hansi Flick untuk tampil dominan di paruh kedua musim. Kini, misi serupa dibawa untuk mempertahankan takhta Piala Super Spanyol.
Barcelona berangkat dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah memetik kemenangan krusial atas Espanyol di Stadion Cornella dalam laga pembuka 2026. Turnamen ini menjadi peluang pertama bagi Blaugrana untuk merengkuh trofi di musim 2025/2026. Rombongan yang dipimpin langsung Presiden Joan Laporta dijadwalkan menempuh perjalanan udara selama lima setengah jam sebelum mendarat di Jeddah, Arab Saudi.
Setelah sempat diberikan waktu istirahat pasca derbi melawan Espanyol, Lewandowski dan kolega kembali menjalani sesi latihan di Ciutat Esportiva pada Senin (5/1) pagi. Tim dijadwalkan bertolak pada pukul 12.30 waktu setempat.
Dilansir melalui laman Mundo Deportivo, bagi Barcelona, Piala Super Spanyol bukan sekadar turnamen tengah musim. Ajang ini dianggap sebagai "tuas" penggerak untuk mengonfirmasi tren positif klub. Kilas balik setahun lalu, trofi ini menjadi titik balik bagi skuad Hansi Flick untuk melaju kencang di liga, meskipun saat itu mereka sempat tertinggal lima poin dari Real Madrid.
Kini, meski datang dengan status pemimpin klasemen La Liga, El Barca tetap mengusung ambisi besar untuk memantapkan jati diri permainan mereka. Jika berhasil membawa pulang piala, ini akan menjadi trofi keempat yang diraih Barcelona di bawah kepemimpinan Hansi Flick.
Situasi internal klub kini jauh lebih tenang dibandingkan tahun lalu. Saat itu, manajemen Barcelona harus berpacu dengan waktu untuk mendaftarkan Dani Olmo dan Pau Victor di tengah sengketa regulasi finansial dengan La Liga terkait pendapatan kursi VIP Spotify Camp Nou. Kini, fokus penuh dapat dialihkan sepenuhnya ke lapangan hijau.
Kendati demikian, aroma persaingan tidak hanya terasa di atas rumput. Di Jeddah, rombongan Barcelona akan berbagi ruang dengan Athletic Club, Atletico Madrid, dan Real Madrid. Hubungan Barcelona dengan para rivalnya sedang berada di titik nadir.
Ketegangan dengan Athletic Club, lawan pertama mereka di semifinal, dipicu oleh saga transfer Nico Williams yang berlarut-larut. Sementara itu, hubungan Real Madrid juga meruncing menyusul adu argumen publik antara Joan Laporta dan Florentino Perez.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022