
Fabio Cannavaro saat masih menjadi pelatih Dinamo Zagreb . (Istimewa)
JawaPos.com - Secara mengejutkan, akan ada banyak negara debutan maupun tim non unggulan yang akan berkiprah di Piala Dunia 2026.
Karena kurang pengalaman, maka mereka diprediksi akan menjadi lumbung gol bagi negara-negara kuat seperti Brasil, Jerman, maupun Prancis.
Namun, para negara debutan dan non unggulan ini tentunya tak ingin hanya berlibur di Piala Dunia 2026. Mereka pun bertekad untuk tidak menjadi lumbung gol di turnamen sepak bola terakbar sejagat itu.
Misalnya Curacao. Piala Dunia 2026 akan menjadi pengalaman perdana bagi mereka di turnamen sepak bola empat tahunan itu. Sang pelatih, Dick Advocaat, bertekad menjadikan Curacao sebagai tim yang sulit dikalahkan.
"Ini adalah pertama kalinya Curacao bermain di turnamen besar seperti ini. Tidak peduli tim mana yang kami hadapi, ini sangat menarik. Kami adalah tim yang bekerja sangat keras, tipe tim yang selalu sulit untuk dilawan," ujar pelatih Dick Advocaat, dikutip Antara dari laman resmi FIFA.
Curacao nantinya akan satu grup bersama Jerman, Pantai Gading, dan Ghana. Melihat lawan-lawan tersebut, bisa dikatakan ini sebagai grup maut. Tekad saja tidak cukup untuk meladeni mereka, tetapi dibutuhkan taktik yang jitu.
Senada dengan Curacao, tim nasional Yordania juga bertekad menampilkan permainan terbaik mereka di Piala Dunia 2026 demi memberikan kebanggaan kepada rakyat mereka.
Tak seperti Curacao, lawan-lawan Yordania di Grup J masih bisa mereka imbangi karena bukanlah negara-negara sepak bola populer, yaitu Aljazair dan Austria. Hanya satu tim yang merupakan raksasa di grup mereka, yaitu juara bertahan Argentina.
"Ini adalah awal dari fase baru bagi Yordania, untuk lebih sering hadir di Piala Dunia. Kesempatan bagi Yordania untuk menunjukkan talenta sepak bolanya kepada dunia," kata pelatih Yordania Jamal Sellami.
Sedangkan Uzbekistan akan berada di Grup K bersama dua negara kuat, yaitu Portugal yang kemungkinan masih diperkuat Cristiano Ronaldo, dan salah satu raksasa CONMEBOL, Kolombia. Satu negara lagi akan ditentukan lewat play-off antar konfederasi.
Menanggapi penampilan perdana di Piala Dunia, pelatih Uzbekistan yang juga legenda Timnas Italia, Fabio Cannavaro, meminta anak-anak asuhnya untuk menikmati setiap pertandingan dan selalu berupaya mencapai yang terbaik.
"Kami harus menikmati setiap pertandingan dan lihat apa yang terjadi. Kebanyakan pemain saya bermain di liga Timur Tengah, Turki, dan Uzbekistan. Jadi, kami memang harus meningkatkan banyak hal," tutur Cannavaro.
Sebagai informasi, Piala Dunia 2026 akan berlangsung pada 11 Juni-19 Juli di tiga negara yaitu Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko. Turnamen empat tahunan edisi terkini itu akan diikuti 48 negara.
