Franco Mastantuono
JawaPos.com - El Clásico hari Minggu lalu menghadirkan semua yang diharapkan dari salah satu rivalitas paling panas di dunia sepak bola.
Namun, di tengah hiruk-pikuk Santiago Bernabéu, ada satu detail penting yang luput dari perhatian banyak orang: absennya Franco Mastantuono dari skuad Real Madrid pada hari pertandingan.
Pemain ajaib asal Argentina berusia 18 tahun ini sempat menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di skuad Los Blancos. Namun, dalam laga penuh gengsi itu, namanya tak muncul di daftar starting XI, bahkan tidak turun sebagai pemain pengganti.
Keputusan tersebut nyaris tak disadari publik, tetapi memberi sinyal bahwa posisi Mastantuono di bawah komando Xabi Alonso mulai tergeser.
Baca Juga: Ruang Ganti Real Madrid Tetap Tenang Meski Vinicius Jr. Ngamuk Saat Diganti di El Clásico
Kehilangan Keunggulan di Bawah Alonso
Melansir dari AS, menit bermain sang gelandang muda kian menurun. Dalam laga melawan Juventus, Mastantuono hanya dimainkan selama enam menit, waktu yang jauh dari cukup untuk menunjukkan kemampuan sebenarnya.
Bahkan dalam pertandingan yang sama, posisi di sisi kanan lebih dipercayakan kepada Brahim Díaz, padahal area itu merupakan posisi alami bagi Mastantuono.
Ketika Real Madrid menghadapi Barcelona di El Clásico, Brahim kembali menjadi pilihan utama sebagai pemain pengganti pertama.
Rangkaian keputusan ini seolah menegaskan bahwa meski Mastantuono masih dianggap bagian penting dari proyek jangka panjang klub, ia kini harus berjuang ekstra untuk mendapatkan kembali tempatnya di skuad inti.
Alonso Masih Menaruh Kepercayaan
Meski situasinya tak ideal, kabar baiknya adalah Xabi Alonso dikabarkan masih menaruh kepercayaan penuh terhadap sang pemain muda.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
