Eduardo Camavinga
JawaPos.com - Setelah sempat absen akibat cedera, Eduardo Camavinga kini kembali bersinar dalam skuad Real Madrid.
Perlahan tapi pasti, pemain asal Prancis itu mulai menjadi bagian penting dari rencana Xabi Alonso. Penampilannya melawan Barcelona di El Clásico menjadi bukti nyata bahwa kepercayaan sang pelatih tidak salah tempat.
Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan 2-1 untuk Los Blancos, Camavinga tampil solid di lini tengah. Ia mampu menyeimbangkan permainan Madrid dengan energi, presisi, dan keberanian khasnya. Keputusan Alonso menurunkan gelandang berusia 22 tahun itu terbukti tepat.
Melansir dari The Athletic melalui jurnalis Guillermo Rai, sumber terdekat dengan Camavinga menyebut bahwa pendekatan taktis Xabi Alonso bisa menjadi faktor kunci untuk mengeluarkan potensi terbaik sang pemain.
Sejak didatangkan dari Rennes pada 2021, Camavinga telah memperlihatkan bakat luar biasa: kecepatan berpikir, ketenangan dalam tekanan, dan kemampuan bertahan yang agresif. Namun, inkonsistensi posisi serta cedera yang datang silih berganti sempat membuat performanya naik turun.
Kini, di bawah Alonso, situasi itu perlahan berubah. Pelatih asal Spanyol tersebut dikenal memiliki pemahaman mendalam terhadap taktik lini tengah dan distribusi bola, aspek yang membuat Camavinga merasa “di rumah”.
Statistik yang Bicara
Dalam laga El Clásico kemarin, performa Camavinga tak bisa diabaikan. Ia mencatatkan akurasi umpan 85%, dua umpan kunci, serta menyelesaikan dua dari tiga umpan panjang yang dilepaskannya.
Tak hanya itu, ia juga mencatat tiga kali recovery bola dan memenangkan delapan dari 12 duel di lapangan tengah.
Angka-angka tersebut menunjukkan peningkatan signifikan, sekaligus mengonfirmasi bahwa kepercayaan Alonso mulai terbayar. Camavinga tampil lebih bebas, lebih percaya diri, dan lebih terlibat dalam alur permainan Real Madrid.
Tentu saja, jalan Camavinga belum sepenuhnya mulus. Persaingan di lini tengah Madrid sangat ketat. Dengan nama-nama seperti Jude Bellingham, Fede Valverde, dan Aurelien Tchouameni yang terus tampil konsisten. Untuk tetap bertahan di level tertinggi, ia harus menjaga performa dan konsistensinya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
