Lamine Yamal dan Ousmane Dembele. (All Football)
JawaPos.com – Ousmane Dembélé dan Lamine Yamal menjadi sorotan utama dalam persaingan menuju Ballon d’Or 2025.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Jum'at (12/9), Duel mereka semakin mencuat setelah Dembélé meraih Onze d’Or 2025 dengan selisih suara yang tipis.
Kemenangan ini menandai awal rivalitas sengit antara bintang Paris Saint-Germain dan wonderkid Barcelona tersebut. Dembélé mengungguli Yamal dengan perolehan 32,5% suara, sementara Yamal membuntuti dengan 30%.
Hasil ini mencerminkan performa impresif keduanya sepanjang musim, baik di level klub maupun internasional. Perbedaan suara yang sangat kecil menambah bumbu drama menuju gala Ballon d’Or di Paris.
Banyak pengamat menilai bahwa kemenangan Dembélé menjadi sinyal kuat untuk ajang Ballon d’Or mendatang. Penampilan gemilangnya bersama PSG, termasuk raihan gelar domestik, memberi nilai tambah di mata juri.
Dembélé kini dianggap sebagai pesaing terdepan yang mampu menantang dominasi bintang-bintang mapan dunia.
Meski kalah, Lamine Yamal tetap menunjukkan pengaruh besar di usia yang baru 18 tahun. Performa konsisten dan popularitasnya di Barcelona menjadikannya kandidat serius untuk Ballon d’Or.
Keberadaannya mencerminkan generasi baru pesepak bola yang siap merebut panggung dunia. Ballon d’Or berbeda dari Onze d’Or karena pemenangnya dipilih 100 jurnalis internasional.
Hal ini membuat hasil akhir tidak sepenuhnya dipengaruhi popularitas semata, tetapi juga prestasi nyata. Namun, magnet media Yamal dapat menjadi faktor penting dalam memikat suara juri.
Para penggemar menantikan duel keduanya sebagai penentu arah sepak bola Eropa tahun ini. Dembélé membawa pengalaman dan ketajaman permainan, sedangkan Yamal menghadirkan energi muda penuh kejutan.
Pertarungan mereka menjadi simbol peralihan generasi dalam dunia sepak bola modern. Dengan gala Ballon d’Or yang akan digelar pada 22 September di Paris, spekulasi terus memanas.
Baik Dembélé maupun Yamal memiliki modal kuat untuk meraih trofi paling prestisius individu itu. Satu hal pasti, rivalitas keduanya menambah semarak perjalanan menuju malam penghargaan bergengsi tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022