Hansi Flick (dok. Barcelona)
JawaPos.com - Di tengah euforia Barcelona yang baru saja menutup musim dengan gelar La Liga, ada satu nama yang justru merasa terasing dalam keramaian: Pablo Torre. Gelandang muda berusia 22 tahun itu tak bisa menutupi kekecewaannya. Di balik senyum kemenangan dan selebrasi tim, Torre menyimpan getir—tentang menit bermain yang minim, tentang janji yang terasa kosong, dan tentang pelatih yang, menurutnya, tak berlaku adil.
Pablo Torre bukan sekadar pemain muda biasa. Ia direkrut dari Racing Santander pada tahun 2022 dengan ekspektasi tinggi. Namun, seperti banyak kisah talenta muda lainnya di klub besar, jalannya menuju tim utama tidak semulus harapan.
Kritik Terbuka: Flick Tidak Adil
Belum genap tiga tahun berseragam Blaugrana, Torre sudah secara terbuka menyuarakan ketidakpuasan. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Sport, ia menyebut Hansi Flick—pelatih anyar Barcelona—tidak memperlakukannya secara adil.
"Aku merasa seharusnya mendapat lebih banyak menit bermain. Kupikir aku sudah cukup pantas. Flick tidak adil padaku dan aku sudah menyampaikannya langsung padanya dalam sebuah pembicaraan pribadi," kata Torre lugas. Pernyataan itu pun menggema cepat di dunia sepak bola Spanyol—karena bukan hal biasa pemain muda bicara seberani itu tentang pelatihnya sendiri.
Statistik yang Bicara, dan Ketimpangan Peluang
Musim 2024–25 menjadi saksi betapa sulitnya posisi Torre di skuad utama Barcelona. Dari total 38 laga La Liga yang dijalani tim, Torre hanya tampil di 10 pertandingan—dan itu pun lebih banyak sebagai pemain pengganti. Total menit bermainnya di Liga Champions? Hanya 19 menit. Padahal usianya kini adalah usia emas untuk berkembang.
Total selama memperkuat Barcelona sejak 2022, Torre sudah mencatat 27 penampilan di semua kompetisi, dengan kontribusi lima gol dan empat assist. Statistik yang tak buruk untuk pemain muda, tetapi tidak cukup untuk membantunya menembus persaingan ketat di lini tengah Camp Nou yang diisi nama-nama seperti Pedri, Frenkie de Jong, Gavi, hingga Marc Casado.
Flick sendiri memang datang dengan filosofi berbeda sejak menggantikan Xavi. Ia dikenal sebagai pelatih yang mengandalkan kestabilan dan pengalaman. Sayangnya, bagi Torre, filosofi itu berarti lebih banyak duduk di bangku cadangan dibanding bermain di lapangan.
Jalan Menuju Mallorca: Pinjaman atau Permanen?
Kini, harapan baru datang dari tempat yang lebih tenang: Mallorca. Klub La Liga tersebut dikabarkan sedang dalam pembicaraan serius dengan Barcelona untuk mendatangkan Pablo Torre. Awalnya, negosiasi berfokus pada peminjaman. Namun laporan terbaru menyebutkan bahwa kemungkinan besar transfer ini akan bersifat permanen, dengan satu syarat penting—Barcelona ingin menyisipkan klausul pembelian kembali (buy-back clause).
Artinya, Barca belum sepenuhnya melepas Torre. Mereka masih percaya bahwa pemain kelahiran Soto de la Marina ini punya potensi untuk menjadi gelandang top di masa depan. Tapi untuk saat ini, mereka juga realistis: Torre butuh jam terbang reguler, dan Camp Nou tak lagi bisa memberikannya.
“Barcelona sangat mengagumi bakat Torre dan percaya ia bisa berkembang menjadi gelandang produktif di masa depan,” tulis laporan dari media Jijantes. “Namun, mereka menyadari bahwa ia butuh pengalaman bermain yang tak bisa dipenuhi di klub saat ini.”

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
