Momen Emil Audero dilempar petasan oleh suporter Inter Milan. (@FOXSoccer/X)
JawaPos.com - Kasus pelemparan flare yang dilakukan oknum suporter Inter Milan kepada kiper Cremonese yang juga penggawa Timnas Indonesia, Emil Audero, memasuki babak baru.
Baru-baru ini sebuah tindakan diambil salah satu kelompok suporter Inter Milan, yaitu Inter Club San Marino. Usut punya usut, si pelaku pelemparan adalah anggota dari kelompok tersebut.
Dalam keterangan yang dirilis di akun Instagram Inter Club San Marino, pihak kelompok tersebut menyatakan telah mendepak oknum pelaku tersebut dari keanggotaan kelompok Inter Club San Marino.
"Kami Inter Club San Marino menyatakan bertanggung jawab atas fakta bahwa salah satu anggota kami berada di Cremona. Kami benar-benar tidak ada kaitannya dengan tindakan pelaku (pelemparan flare)," tulis pernyataan Inter Club San Marino di Instagram.
Pihak kelompok menegaskan apa yang dilakukan pelaku semata-mata dilakukan atas tindakannya sendiri, bukan atas suruhan, desakan, atau ajakan dari Inter Club San Marino.
"Selama pertandingan tandang, dia bertindak secara independen tanpa kami dapat mengetahui niatnya," lanjut pernyataan tersebut.
Mereka pun menegaskan telah mendepak dia dari keanggotaan Inter Club San Marino.
"Kami sudah mengusir dia dari klub dan bekerjasama dengan DIGOS (Divisi Operasi Khusus Italia) untuk mengidentifikasi pelakunya," tutup pernyataan itu.
Beruntung, Emil Audero tidak mengalami luka apapun akibat pelemparan flare itu. Ia bahkan masih bisa meneruskan pertandingan untuk mengawal gawang Cremonese hingga akhir laga.
Baca Juga: Kronologi Lengkap Insiden Petasan Emil Audero: Presiden Inter Beppe Marotta Kutuk Keras Pelaku
Insiden tersebut juga mendapat atensi dari salah satu bintang Inter Milan, Lautaro Martinez. Ia terang-terangan menentang tindakan oknum Interisti tersebut.
"Hal-hal seperti ini seharusnya tidak boleh terjadi. Kita adalah pemain sepak bola, dan si pelaku membahayakan keselamatan seseorang. Permintaan maaf harus diberikan kepada Audero, seorang pemain pemberani, dan kepada para pendukung Cremonese," tegas Lautaro seperti dikutip dari CBS Sport.
Hal yang sama juga diutarakan Presiden Inter, Giuseppe Marotta, yang sangat mengutuk tindakan tersebut dan harus diusut secara tuntas.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
