Momen Emil Audero dilempar petasan oleh suporter Inter Milan. (@FOXSoccer/X)
JawaPos.com–Insiden kurang menyenangkan menimpa kiper Cremonese Emil Audero saat menghadapi Inter Milan dalam lanjutan kompetisi Serie A Italia. Kiper Timnas Indonesia tersebut menjadi korban ledakan petasan di area penalti timnya, membuat pertandingan sempat terhenti dan memicu perhatian luas publik sepak bola Italia.
Peristiwa itu terjadi pada awal babak kedua Inter Milan kontra Cremonese. Ketika laga baru berjalan, sebuah petasan meledak tak jauh dari posisi Emil Audero yang tengah bersiap mengawal gawangnya.
Ledakan keras tersebut membuat kiper Cremonese itu langsung terjatuh ke lapangan. Emil Audero tampak mengalami gangguan akibat suara dan getaran dari ledakan tersebut.
Wasit segera menghentikan pertandingan untuk memastikan kondisi pemain dalam keadaan aman. Tim medis Cremonese pun langsung memberikan penanganan awal kepada Audero di atas lapangan.
Setelah beberapa menit, situasi dinilai cukup kondusif dan laga dapat kembali dilanjutkan. Beberapa waktu setelah pertandingan, Emil Audero akhirnya menyampaikan kabar yang menenangkan.
Dia memastikan bahwa kondisinya saat ini sudah membaik dan tidak mengalami cedera serius akibat insiden tersebut. Pernyataan itu sekaligus meredakan kekhawatiran para pendukung Cremonese yang sempat cemas melihat kondisinya di lapangan.
“Sekarang saya baik-baik saja dan ingin mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah memberikan dukungan,” ujar Audero dikutip dari gazzetta.it.
Kiper kelahiran Mataram, Indonesia itu juga menyampaikan pesannya melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosial resmi Cremonese. Dalam video tersebut, Audero mengungkapkan bahwa saat kejadian dia sempat merasakan nyeri cukup kuat di telinga serta sensasi panas di bagian lutut akibat ledakan petasan.
Meski demikian, Audero merasa bersyukur karena dampak insiden tersebut tidak berujung lebih serius. Setelah melihat ulang rekaman kejadian, dia menyadari bahwa situasi tersebut sebenarnya bisa berakhir jauh lebih buruk.
Audero menyayangkan masih terjadinya insiden serupa di sepak bola modern. Menurut dia, keamanan pemain harus menjadi perhatian utama agar pertandingan dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi semua pihak.
“Sayangnya, kejadian seperti ini masih terus terjadi. Saya berharap ke depannya bisa semakin berkurang,” tutur Emil Audero.
Di akhir pernyataannya, Audero kembali menyampaikan terima kasih kepada rekan setim, staf klub, dan para suporter Cremonese yang telah memberikan perhatian serta dukungan penuh sejak insiden tersebut terjadi.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
