
Emil Audero saat bermain untuk Cremonese. (Dok. Emil Audero)
JawaPos.com - Emil Audero belum mampu menyelamatkan Cremonese dari kekalahan telak melawan Napoli di Liga Italia pekan ke-34. Laga yang berakhir dengan skor 0-4 tersebut dimainkan di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (25/4).
Cremonese harus mengakui keunggulan tiga gol dari Napoli di babak pertama. Gol tersebut tercipta dari aksi Scott McTominay, gol bunuh diri Fillipo Terracciano, dan Alisson Santos.
Di babak kedua, Cremonese makin tak berdaya dengan gol keempat Napoli. Gol tersebut terjadi pada menit ke-52 yang diciptakan Alisson Santos.
Pelatih Cremonese, Marco Giampolo, kembali memainkan Emil Audero sebagai penjaga gawang utama. Kiper Timnas Indonesia tersebut banyak melakukan penyelamatan meski gawangnya dibobol empat gol dari Napoli.
Melihat statistik permainannya dari Fotmob, Emil Audero melakukan enam penyelamatan penting. Bahkan, kiper 29 tahun itu berhasil menggagalkan tendangan penalti Scotty McTominay pada menit ke-83.
Menyikapi kekalahan Cremonese dari Napoli, Marco Giampolo menyadari bahwa timnya kalah kualitas dari tim tuan rumah.
Apalagi, gol bunuh diri dari Terracciano membuat Cremonese tidak berdaya.
"Pertandingan tersebut menunjukkan bahwa lawan kami lebih unggul, dengan kualitas, kekuatan fisik, dan kemampuan berpikir cepat; kami tahu itu. Kami harus memutuskan jenis permainan apa yang akan kami mainkan: kami tidak ingin menyerah kepada lawan, terlepas dari perbedaan kemampuan," kata Marco Giampolo yang dikutip laman resmi Cremonese, Sabtu (25/4).
"Gol cepat menciptakan masalah serius; kami pulih dengan mencoba merebut bola di separuh lapangan lawan, tetapi kemudian gol kedua membuat kami terpukul. Menyadari kualitas mereka, kami hanya perlu memutuskan apakah akan menyerah atau menantang mereka; kami menantang mereka. Kami memang melakukan kesalahan, tetapi saya tidak bisa menyalahkan tim atas sikap mereka," lanjut pelatih 58 tahun tersebut.
Cremonese masih tertahan di posisi ke-17 klasemen sementara Liga Italia. Jika Lecce berhasil mengalahkan Hellas Verona pada 26 April, maka Cremonese bakal masuk ke zona degradasi.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
