
Hansi Flick (Instagram @fcbarcelona)
JawaPos.com - FC Barcelona memang berhasil menang 3-1 atas Deportivo Alavés akhir pekan lalu, tetapi senyum Hansi Flick tetap tidak muncul. Sang pelatih terlihat duduk di bangku cadangan dengan wajah frustrasi, sebuah momen yang langsung viral dan memicu banyak spekulasi.
Bahkan, ia sempat tertangkap kamera bertukar kata dengan Raphinha, tanda bahwa situasi di dalam tim sedang tidak sepenuhnya baik-baik saja.
Pekan Berat untuk Flick
Menurut laporan Helena Condis dari COPE, Flick baru saja menjalani minggu yang sangat melelahkan. Kekalahan 3-0 dari Chelsea di Stamford Bridge Selasa lalu menjadi pukulan mental besar bagi seluruh skuad, tak terkecuali sang pelatih.
Kekalahan itu terasa berat karena Blaugrana sebenarnya percaya diri bisa membawa pulang kemenangan.
“Kami semua merasa sedih. Kekalahan melawan Chelsea sungguh berat. Kami pikir kami bisa menang,” ujar Flick sebelum laga melawan Alavés, menegaskan betapa terpukulnya tim.
Meski berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Alavés, hasil tersebut jauh dari kata meyakinkan. Tim tamu terus menekan sepanjang pertandingan, membuat Barcelona tampak kesulitan mengontrol jalannya laga, sesuatu yang tidak biasa jika dibandingkan musim lalu.
Barcelona Tidak Setajam Musim Lalu
Performa Barcelona musim ini memang naik turun. Hilangnya kontrol dan intensitas menjadi salah satu masalah utama yang kini dihadapi Flick. Ketika ditanya apa perbedaan mencolok dibandingkan musim lalu, Flick mengakui kelemahan tersebut secara langsung.
“Kami tidak memiliki kendali dan intensitas seperti tahun lalu. Saya tidak tahu apakah kami memiliki jumlah poin yang sama sekarang di pekan ke-14. Kami bisa meningkatkan banyak hal lainnya,” jelas Flick.
Ucapan itu menjadi gambaran jelas bahwa Flick tidak puas dengan perkembangan timnya. Barcelona masih kesulitan menunjukkan konsistensi, baik dalam menyerang maupun bertahan, dan tekanan pada sang pelatih semakin kuat seiring perjalanan musim.
Meski begitu, perjalanan musim masih panjang. Jika Flick bisa memperbaiki stabilitas dan menemukan formula terbaiknya, Barcelona masih berpeluang kembali menjadi salah satu kekuatan paling berbahaya di Eropa.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
