Gelandang Real Madrid Jude Bellingham. (dok. Real Madrid)
JawaPos.com- Jude Bellingham tampak kesal dan menuduh wasit memihak Barcelona setelah Real Madrid kalah 3-2 di final Copa del Rey pada Minggu (27/4). Gol Jules Kounde di waktu tambahan memastikan kemenangan Barcelona di Estadio de La Cartuja, Seville.
Namun, ketegangan semakin meningkat menjelang akhir pertandingan, dengan Antonio Rudiger yang kini menghadapi sanksi berat setelah melemparkan sebutir es ke arah wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea.
Perlakuan Madrid terhadap ofisial menjadi sorotan dalam persiapan menuju final Copa del Rey, terutama setelah De Burgos Bengoetxea meneteskan air mata pada konferensi pers pra-pertandingan. Setelah kekalahan tersebut, Madrid kembali berada dalam sorotan karena sikap pemainnya terhadap wasit.
Bellingham, yang terperangkap oleh kamera televisi, tampak marah-marah pada wasit saat pemain menuju lorong untuk jeda paruh waktu.
"Buat dia mengerti, semuanya berjalan untuk mereka, semua yang 50-50 selalu berpihak pada mereka," kata Bellingham saat dia digiring oleh kapten tim, Lucas Vazquez.
Dalam laporan resmi setelah pertandingan, De Burgos Bengoetxea mengonfirmasi bahwa Rudiger dikeluarkan setelah melemparkan objek yang tidak mengenai wasit, sementara Bellingham juga diberi kartu merah setelah pertandingan karena sikap agresif terhadap ofisial.
"Pada menit ke-120, pemain (22) Rüdiger, Antonio, dikeluarkan karena melemparkan objek dari area teknis yang tidak mengenai saya. Setelah diberi kartu merah, dia harus ditahan oleh beberapa anggota staf pelatih yang menampilkan sikap agresif. Pemain (17) Vazquez Iglesias, Lucas, dikeluarkan karena memprotes keputusan kami dan masuk ke lapangan beberapa meter sambil melakukan gerakan tidak setuju. Pemain (5) Bellingham, Jude Victor William, dikeluarkan karena setelah pertandingan dia mendekati posisi kami dengan sikap agresif dan harus ditahan oleh rekan-rekannya," ungkapnya.
Rudiger kini menghadapi konsekuensi serius akibat perilakunya, setelah dia hampir melontarkan lebih banyak makian kepada wasit, tetapi berhasil ditahan oleh enam orang di pinggir lapangan, termasuk dua pemain Madrid, Ferland Mendy dan Jesus Vallejo.
Pemain bertahan asal Jerman tersebut mencoba untuk menghadapi wasit setelah peluit panjang, namun dihentikan lagi oleh pelatih kiper Madrid, Luis Llopis, dan kiper Andrii Lunin.
"Reaksi Vinicius dan Rudiger sangat mengecewakan. Sikap Rudiger, khususnya, sangat tercela," ujar Dani Garrido, pembawa acara Carrusel Deportivo, setelah pertandingan.
Pada laga tersebut, Barcelona unggul lebih dulu melalui Pedri di babak pertama, sebelum Kylian Mbappe, yang baru kembali dari cedera pergelangan kaki, menyamakan kedudukan di menit ke-70. Aurelien Tchouameni sempat membawa Madrid unggul, namun Ferran Torres menyamakan kedudukan di menit ke-84, memaksa pertandingan berlanjut ke perpanjangan waktu.
Barcelona merasa dirugikan di babak pertama setelah mereka merasa dua kali tidak diberi penalti yang jelas. Yang pertama adalah handball Federico Valverde di dalam kotak penalti Madrid, yang tidak dihukum setelah slip, dan yang kedua adalah tarikan kaos Dani Ceballos pada Pau Cubarsi saat sepak pojok.
VAR juga turut campur untuk membatalkan klaim penalti lainnya pada babak kedua setelah Raul Asencio menjatuhkan Raphinha di dalam kotak Madrid.
Kemenangan Kounde yang spektakuler di waktu tambahan memastikan kemenangan Barcelona, dan tim besutan Hansi Flick kini berpeluang meraih treble musim ini, dengan posisi mereka empat poin di atas Madrid di puncak La Liga dan akan menghadapi Inter Milan di semifinal Liga Champions pekan depan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
