
Ruang ganti Real Madrid dikabarkan mulai retak sejak pemecatan Xabi Alonso pada Januari. (ig @xabialonso)
JawaPos.com–Real Madrid sedang menjalani salah satu periode paling kacau dalam beberapa tahun terakhir. Menjelang El Clasico Aurelien Tchouameni dan Fede Valverde terlibat perkelahian dalam sesi latihan.
Ketegangan di antara keduanya sebenarnya sudah terlihat sehari sebelumnya, saat mereka terlibat adu argumen panas. Namun 24 jam kemudian, situasi berubah menjadi konflik fisik yang kini sedang diselidiki internal klub.
Meski Valverde sempat mencoba meredam situasi lewat pernyataannya ke media, insiden tersebut justru dianggap sebagai bukti terbaru bahwa ruang ganti Real Madrid sedang berada dalam kondisi tidak sehat.
Melansir Football Espana, disebutkan bahwa akar masalah yang sebenarnya sudah muncul sejak Januari, tepat setelah Real Madrid kalah dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Kekalahan itu berujung pada keputusan klub untuk berpisah dengan Xabi Alonso, keputusan yang ternyata memecah ruang ganti menjadi dua kubu.
Beberapa pemain diketahui sangat mendukung Alonso dan ingin dia bertahan. Namun di sisi lain, ada juga kelompok pemain yang merasa perubahan pelatih diperlukan. Perbedaan pandangan itulah yang perlahan menciptakan ketegangan internal.
Sejak saat itu, suasana di skuad disebut terus memburuk. Konflik kecil mulai sering muncul, dan hubungan antar pemain menjadi semakin sensitif.
Insiden antara Tchouameni dan Valverde bukan satu-satunya kasus. Sebelumnya, Antonio Rudiger juga dilaporkan terlibat pertikaian dengan Alvaro Carreras dalam sesi latihan lain.
Situasi yang semakin panas membuat petinggi klub akhirnya turun tangan langsung. Manajer umum Jose Angel Sanchez disebut ikut melakukan intervensi setelah konflik Valverde dan Tchouameni pecah. Sementara itu, presiden Florentino Perez dan jajaran direksi dikabarkan sangat kecewa dengan sikap para pemain.
Menurut sumber internal klub, para petinggi bahkan menyebut skuad Real Madrid saat ini sebagai kelompok yang sangat tidak dewasa, mereka seperti anak-anak. Komentar tersebut menunjukkan betapa frustrasinya manajemen terhadap kondisi tim saat ini. Bukan hanya karena hasil di lapangan, tetapi juga karena suasana internal yang dianggap semakin sulit dikendalikan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
