
Ethan Wheatley. (Dok. United in Focus)
JawaPos.com- Ethan Wheatley akan selalu dikenang sebagai bagian dari sejarah besar Manchester United. Saat waktu hampir habis dalam kemenangan 4-2 United atas Sheffield United di Old Trafford pada April lalu, mantan pelatih Erik ten Hag memanggil Wheatley dari bangku cadangan. Dengan menggantikan Rasmus Hojlund pada menit ke-90, Wheatley mencatatkan debutnya untuk United.
Striker kelahiran Stockport yang telah bergabung dengan akademi United sejak usia sembilan tahun ini menjadi lulusan akademi ke-250 yang tampil di tim utama.
"Mimpi yang menjadi kenyataan bisa tampil untuk klub masa kecil saya di Old Trafford. Semoga akan ada lebih banyak kesempatan di masa depan," tulis Wheatley di Instagram setelah debutnya.
Hampir setahun setelah debutnya, Wheatley telah tampil tiga kali lagi untuk United, semuanya sebagai pemain pengganti. Penampilan terakhirnya terjadi dalam kemenangan 5-2 atas Leicester City di Carabao Cup pada Oktober lalu.
Sebagai pencetak gol andal di level akademi, Wheatley mencetak 10 gol dalam 18 pertandingan Premier League 2 sejak awal musim lalu. Menjelang bursa transfer Januari, United menyadari bahwa Wheatley perlu pengalaman bermain di tim utama untuk terus berkembang. Kesepakatan pun dicapai dengan Walsall, dan Wheatley bergabung dengan klub League Two tersebut dengan status pinjaman hingga akhir musim.
"Ini adalah pinjaman pertama saya, jadi saya sangat bersemangat. Klub sedang berada di puncak klasemen, jadi saya bergabung dengan lingkungan yang penuh kemenangan dan berharap bisa memberikan kontribusi," kata Wheatley kepada situs resmi Walsall.
Namun, peluang bermainnya di Walsall ternyata sangat terbatas. Sejak debutnya pada 1 Februari dalam hasil imbang 2-2 melawan Salford City, Wheatley belum masuk dalam skuad dalam tujuh pertandingan terakhir. Situasi ini membingungkan para penggemar United, mengingat dia sudah tampil empat kali di tim utama Setan Merah tetapi justru kesulitan mendapatkan menit bermain di League Two.
Manajer Walsall, Mat Sadler, menjelaskan bahwa Wheatley belum mendapat banyak kesempatan karena banyaknya opsi penyerang di timnya.
"Dia berlatih dengan sangat baik dan terus berusaha mendapatkan tempatnya kembali di tim," ujar Sadler.
Meski menghadapi tantangan di Walsall, Manchester United masih memiliki kepercayaan besar terhadap Wheatley. Klub baru saja memberinya kontrak baru hingga musim panas 2028, menunjukkan bahwa mereka masih melihatnya sebagai prospek masa depan.
Selain itu, Wheatley juga mendapat kesempatan berlatih di bawah bimbingan Ruud van Nistelrooy, salah satu striker terbaik dalam sejarah United. "Saya terus mencoba belajar dari pemain senior, terutama saat Ruud masih di klub. Tidak ada sosok yang lebih baik untuk belajar darinya," kata Wheatley.
Meski masa peminjamannya belum berjalan sesuai harapan, Wheatley masih punya waktu untuk membuktikan kemampuannya. Dengan Walsall yang tengah berjuang mempertahankan posisi puncak klasemen, kesempatan bisa datang kapan saja. Jika ia berhasil merebut tempat di tim utama Walsall dan membantu klub meraih promosi, itu bisa menjadi langkah besar dalam kariernya.
Meski menghadapi tantangan di Walsall, Manchester United masih memiliki kepercayaan besar terhadap Wheatley. Klub baru saja memberinya kontrak baru hingga musim panas 2028, menunjukkan bahwa mereka masih melihatnya sebagai prospek masa depan.
Selain itu, Wheatley juga mendapat kesempatan berlatih di bawah bimbingan Ruud van Nistelrooy, salah satu striker terbaik dalam sejarah United.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022