
Pelatih Arsenal Mikel Arteta (kanan) dan Eddie Howe sebagai nakhoda Newcastle United akan berjibaku sengit musim ini. (Givemesport)
JawaPos.com – Rivalitas dalam dunia sepak bola lumrah terjadi, tak terkecuali antara Arsenal dengan Newcastle United di pentas Liga Premier. Namun, menurut laporan, mengapa ada ‘ketegangan berkelanjutan’ antarkeduanya di balik layar.
Banyak faktor yang menjadi alasannya, salah satunya berkaitan dengan isu para petinggi The Gunners yang mempermasalahkan klub-klub pelat merah alias klub yang mayoritas dikelola negara.
Fakta itu tentu saja berpengaruh dalam persaingan di lapangan saat memulai kompetisi Liga Premier musim 2024/2025. Tetapi, sebelum semua itu dimulai, mereka yang menjalankan klub di tingkat ruang rapat akan berhadapan dengan masalah transfer dan topik lainnya.
Arsenal maupun The Magpies sama-sama ingin memperkuat skuad mereka, namun tampaknya ketegangan akan menghalangi keduanya untuk bekerja sama.
Menurut Miguel Delaney dari Independent, Mikel Arteta selaku pelatih Arsenal mengincar Alexander Isak dari Newcastle. Tetapi, kesepakatan tidak mungkin terjadi karena berbagai alasan.
Arsenal memang diketahui sedang mencari striker jika ada kesempatan yang tepat. Benjamin Sesko dari RB Leipzig adalah target kuat sebelum dimulainya Euro 2024. Tetapi, menjelang turnamen, penyerang Slovenia itu memilih bertahan dan menandatangani kontrak baru.
Isak dipandang Arsenal sebagai talenta terbaik dan The Gunners akan dengan senang hati mengeluarkan uang untuk mendatangkan striker Swedia itu, tetapi Newcastle tidak berniat melepaskannya. Tekad kuat ini tidak hanya membuat transfer kemungkinan batal dilakukan, namun ada juga satu batu sandungan lainnya.
Seperti yang diungkapkan Delaney sebagai jurnalis, ada ‘ketegangan yang berkelanjutan antara petinggi St James Park dan Arsenal, karena sikap Arsenal terhadap klub-klub milik negara.
“Beberapa eksekutif di Arsenal berada di garis depan dalam langkah-langkah di Liga Premier untuk membatasi potensi kekuatan finansial Manchester City milik Abu Dhabi dan Newcastle milik Arab Saudi.”
Oleh karena itu, kini ada ‘hubungan yang lebih dingin di tingkat ruang rapat’ antara kedua tim Liga Premier tersebut. Ini tidak ideal bagi The Gunners, yang juga tertarik merekrut gelandang Bruno Guimaraes – pemain lain yang ingin dipertahankan Newcastle.
Target utama Arsenal mungkin adalah Isak, namun mereka tidak ingin terjebak dalam kisah yang berkepanjangan. Setelah mempertimbangkan semua potensi kendala dalam upaya menyelesaikan kesepakatan ini, klub kini tampaknya menjajaki opsi lain.
Menariknya, persaingan di balik layar di tingkat ruang dewan mungkin telah meluas ke lapangan. Memang, dalam beberapa waktu terakhir, pertandingan antara Arsenal dan Newcastle kerap memanas.
Misalnya, ketika The Magpies mengalahkan Arsenal 1-0 di St James Park berkat gol kontroversial Anthony Gordon musim lalu. Mikel Arteta sampai menyebutnya sebagai ‘aib’. Dalam pertandingan tersebut, Guimaraes dan Kai Havertz nyaris dikeluarkan dari lapangan karena tantangan sembrono.
Musim sebelumnya, Arsenal bermain imbang 0-0 dengan pasukan Eddie Howe dalam pertandingan menegangkan. Pertandingan mereka membuat wasit Andy Madley membagikan sembilan kartu kuning. Pakar Sky Sports Gary Neville sampai menyebut Newcastle ‘sangat beruntung’ tidak kebobolan penalti.
Sementara di kompetisi Liga Premier musim ini, Newcastle akan menjamu The Gunners pada 2 November. Pertandingan itu digelar lebih dulu sebelum mereka bertemu lagi di Emirates pada 18 Mei. Pertemuan terakhir bisa menjadi sangat penting dalam perebutan gelar karena terjadi pada akhir pekan kedua terakhir musim ini.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
