
Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelatih Jerman, Julian Nagelsmann, dengan tegas membantah anggapan bahwa timnya tampil setengah hati saat kalah 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026.
Meski sudah memastikan tiket ke babak 32 besar sebagai juara grup sebelum pertandingan dimulai, Nagelsmann menolak tudingan bahwa anak asuhnya tidak memiliki semangat untuk menang. Ironisnya, beberapa pemain Jerman justru mengakui bahwa Ekuador memang tampil dengan motivasi yang lebih besar.
Jerman sebenarnya membuka laga dengan sempurna. Baru dua menit pertandingan berjalan, Leroy Sane membawa Der Panzer unggul lewat tembakan mendatar ke pojok gawang.
Gol tersebut sempat memicu kontroversi karena pemain Ekuador memprotes pelanggaran Alexandar Pavlovic terhadap Pedro Vite yang dianggap luput dari perhatian wasit. Namun gol tetap disahkan.
Ekuador tidak menyerah. Nilson Angulo menyamakan kedudukan sebelum turun minum, lalu Gonzalo Plata memastikan kemenangan 2-1 lewat gol pada menit ke-77.
Karena telah mengalahkan Curaçao dan Pantai Gading di dua laga sebelumnya, Jerman sebenarnya sudah mengunci status juara grup. Nagelsmann pun hanya melakukan dua pergantian dalam susunan pemain, keduanya karena faktor terpaksa.
Melansir Metro Sport, usai pertandingan, presenter MagentaTV Johannes Kerner menyebut Ekuador terlihat lebih menginginkan kemenangan dibanding Jerman. Pernyataan itu langsung memancing reaksi keras dari Nagelsmann.
"Tidak, tolong hentikan omong kosong ini, sungguh. Bukankah para pemain sudah memberikan yang terbaik hari ini?"
Nagelsmann menegaskan bahwa timnya tetap bermain dengan komitmen penuh.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
