
Pesepak bola Timnas Jerman melakukan selebrasi seusai mencetak gol saat pertandingan Grup E antara Jerman dan Pantai Gading di Piala Dunia FIFA 2026 di Stadion Toronto di Toronto, Kanada, Sabtu (20/6/2026). Jerman berhasil mengalahkan Pantai Gading dengan skor akhir 2-1. ANTARA FOTO/XInhua/Yang Shu/agr
JawaPos.com - Kapten timnas Jerman Joshua Kimmich mengakui timnya memang pantas menelan kekalahan 1-2 dari Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026, dikutip dari ANTARA.
Menurutnya, Die Mannschaft kehilangan kendali permainan setelah sempat unggul cepat sehingga membiarkan lawan berkembang dan akhirnya membalikkan keadaan.
"Kami memulai pertandingan dengan baik, tetapi kemudian terlalu mudah kehilangan bola dan terus mengundang mereka menyerang. Kami membuat segalanya menjadi mudah bagi mereka dan membiarkan mereka berkembang dalam pertandingan. Di babak kedua, kekalahan ini memang pantas kami terima," kata Kimmich yang dikutip dari ARD pada Jumat.
Baca Juga:Ketegangan Baru di Piala Dunia 2026! FIFA Berselisih dengan Iran dan Mesir soal Aktivitas LGBTQ+
Jerman sempat berada di atas angin setelah Leroy Sane mencetak gol pada menit ke-2. Namun, Ekuador mampu bangkit melalui gol Nilson Angulo pada menit kesembilan sebelum Gonzalo Plata memastikan kemenangan tim Amerika Selatan itu lewat gol pada menit ke-77.
Meski kalah, Jerman tetap lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup E dengan koleksi enam poin. Die Mannschaft unggul selisih gol atas Pantai Gading yang juga mengemas enam poin usai mengalahkan Curacao 2-0.
Senada dengan Kimmich, penyerang Jerman Denis Undav menilai Ekuador tampil lebih agresif dan lebih tajam sepanjang pertandingan. Dia menegaskan timnya harus belajar dari kekalahan tersebut agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di fase gugur.
Baca Juga:Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Norwegia: Aurelien Tchouameni Waspadai Erling Haaland
"Ekuador bermain lebih agresif dan lebih tajam dibanding kami. Itu sesuatu yang harus kami pelajari dan kami ambil pelajaran yang tepat. Kami tidak cukup bermain langsung dan tidak mampu menciptakan banyak peluang," ujar Undav.
Kekalahan dari Ekuador menjadi alarm bagi Jerman meski status juara grup tetap berhasil diamankan.
Performa Die Mannschaft dinilai menurun setelah unggul cepat, sementara Ekuador tampil disiplin, lebih intens dalam duel, dan efektif memanfaatkan peluang untuk mencatat kemenangan bersejarah atas raksasa Eropa tersebut.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
