
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat saat peluncuran ekstrakurikuler KKRI di SMK 26, Jakarta Timur pada Rabu (23/9) (Dok Ryandi Zahdomo/JawaPos.com).
JawaPos.com - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat menepis anggapan bahwa program ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) merupakan bentuk militerisme di lingkungan sekolah. Pernyataan ini disampaikan saat peluncuran resmi ekstrakurikuler KKRI di SMK 26 Jakarta Timur pada Rabu (23/9).
Atip menjelaskan kehadiran perwira TNI di sekolah bukan untuk memberikan pelatihan militer. Melainkan membagikan pengalaman serta pengetahuan kepemimpinan dan bela negara kepada para siswa.
"KKRI ini sama sekali dan tidak benar ada semacam kesan militerisme di sekolah. Jauh dari pandangan seperti itu. Yang ditekankan di sini adalah bela negaranya," ujar Atip dalam sambutannya saat peluncuran KKRI di SMKN 26 Jakarta, Rabu (23/9).
Kemendikdasmen telah menyiapkan payung hukum agar pelaksanaan ekskul ini memiliki pijakan yang kuat di setiap satuan pendidikan. Regulasi tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 136 Tahun 2026 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembinaan Kesadaran Bela Negara Melalui Ekstrakurikuler Korps Kadet Republik Indonesia.
Atip menambahkan, aturan tersebut juga langsung ditindaklanjuti dengan Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen sebagai petunjuk teknis di lapangan.
"Dengan kata lain, KKRI di tingkat pendidikan menengah ini sudah siap untuk dilaksanakan dan harus kita kawal pelaksanaannya untuk mencapai tujuan sebagaimana diamanatkan oleh konstitusi," kata Atip.
Menurutnya, penyelenggaraan pembinaan bela negara merupakan bentuk pemenuhan hak bagi para murid sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 alinea keempat, yaitu melindungi segenap bangsa dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Bukan untuk Mencetak Prajurit
Senada dengan Wamendikdasmen, Kepala Badan Cadangan Nasional (Kabacadnas) Kemhan RI, Letjen TNI Gabriel Lema, menegaskan bahwa keikutsertaan pelajar dalam KKRI tidak dirancang untuk mengarahkan mereka menjadi anggota militer.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022