
Konferensi internasional BINUS–KIIT membahas peran teknologi, AI, dan tata kelola berkelanjutan. (Istimewa)
JawaPos.com–Isu percepatan teknologi digital yang kian masif memunculkan tantangan baru di berbagai sektor. Mulai dari tata kelola pemerintahan, model bisnis, hingga sistem mobilitas.
Menjawab tantangan tersebut, BINUS University menggelar konferensi internasional ICOBAR–SMART 2026 yang berlangsung pada 5–6 Februari. Konferensi ini diselenggarakan bersama Korean Institute of Information Technology (KIIT) Korea Selatan.
Konferensi itu mengangkat tema Convergence 2026: Smart Governance, Intelligent Business, and Revolutionary Mobility for a Sustainable Global Ecosystem. Tema tersebut diklaim mencerminkan kebutuhan global untuk memastikan perkembangan teknologi berjalan seiring dengan tata kelola yang adaptif dan prinsip keberlanjutan.
ICOBAR–SMART 2026 menempatkan teknologi bukan sekadar sebagai instrumen inovasi. Tapi juga sebagai elemen strategis dalam pembentukan kebijakan publik dan praktik bisnis.
Forum ini mendorong diskusi lintas disiplin mengenai bagaimana kecerdasan buatan, sistem kota cerdas, hingga mobilitas digital, dapat diterjemahkan secara aplikatif dan berdampak jangka panjang bagi masyarakat.
Vice Rector of Research and Technology Transfer BINUS University Prof. Dr. Juneman Abraham, M.Psi., menegaskan, pengembangan teknologi perlu dibarengi dengan tanggung jawab sosial. Selama hampir lima dekade, BINUS University berupaya menghadirkan pendidikan dan riset yang relevan dengan tantangan global serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Dia menekankan bahwa kemajuan teknologi seperti kecerdasan buatan dan smart city tidak boleh hanya dinikmati kelompok tertentu. Teknologi, seharusnya menjadi sarana pemberdayaan publik, mempersempit kesenjangan sosial, dan tetap menempatkan manusia sebagai subjek utama dalam ekosistem digital yang adil dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, ICOBAR–SMART 2026 menghadirkan berbagai sesi diskusi yang mencakup topik kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, kebijakan publik, pengembangan keterampilan masa depan, hingga isu keberlanjutan. Ragam topik tersebut mencerminkan upaya menjembatani riset akademik dengan kebutuhan nyata dunia industri dan sektor publik.
Chair Organizing Committee ICOBAR–SMART 2026, Dr. Joice Yulinda Luke menyebut, konferensi ini dirancang sebagai ruang temu bagi akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai latar belakang. Forum ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertukaran gagasan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi riset lintas negara yang berkelanjutan setelah konferensi berakhir.
Kolaborasi dengan KIIT diyakini menjadi salah satu penguat posisi ICOBAR–SMART 2026 dalam jejaring akademik internasional. KIIT dikenal aktif mendorong pengembangan riset teknologi informasi melalui konferensi ilmiah dan publikasi akademik, dengan melibatkan ribuan peneliti dari ratusan universitas di berbagai negara.
President Korean Institute of Information Technology Prof. Insik Choi, menilai kolaborasi riset lintas negara menjadi kunci dalam menjawab tantangan teknologi dan keberlanjutan global. Kemitraan antara institusi akademik Indonesia dan Korea Selatan dapat memperkuat kontribusi kedua negara dalam menghasilkan solusi yang relevan bagi industri, kebijakan publik, dan pembangunan berkelanjutan.
Melalui ICOBAR–SMART 2026, diskursus pendidikan dan riset diarahkan tidak hanya pada kemajuan teknologi itu sendiri, tetapi juga pada dampaknya terhadap tata kelola, ekonomi, dan kehidupan sosial. Konferensi ini menjadi gambaran bagaimana perguruan tinggi memainkan peran strategis dalam merespons perubahan global melalui pendekatan ilmiah yang kolaboratif dan berorientasi masa depan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022